Banyuwangi Bisa Jadi Pintu Masuk Sustainability Investor Dunia

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 19 Des 2019 16:19 WIB
Kawah Ijen. Foto: A Endin Yoga Pradana/d'Traveler
Jakarta - Indonesia sedang gencar-gencarnya menarik investasi asing. Berbagai cara dilakukan supaya Indonesia menjadi negara yang ramah investor.

Beberapa investor ada yang sangat memperhatikan teknis lingkungan. Paling tidak ada dua syarat yang harus diraih suatu daerah untuk mendapatkan predikat sustainabilty investor dunia, yakni pencapaian Suitanable Development Goals (SDGs) maksimal dan rencana aksi penurunan emisi gas rumah kaca.

Menurut Pendiri Bumi Global Karbon dan President Director Center for Banking Crisis Achmad Deni Daruri saat ini ada 415 kabupaten di Indonesia.

"Banyuwangi menjadi satu-satunya Kabupaten yang pencapaian SDGs-nya maksimal. Angka-angka kuantitatif Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, menunjukan tren maksimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/12/2019).

Ia mengatakan, terdapat 17 item yang disyaratkan SDGs, seperti tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas; kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi layak, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, industri, inovasi dan infrastruktur, berkurangnya kesenjangan, kota dan komunitas berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim ekosistem laut, ekosistem daratan, perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh, kemitraan untuk mencapai tujuan.

"Sebagai contoh, angka kemiskinan dari 10 tahun lalu mencapai 20%. Tahun 2018 tersisa hanya 7,52%. Tapi kalau angka kemiskinan tersebut kita keluarkan seperti orang lanjut usia tidak mampu bekerja, maka angka kemiskinan bisa di bawah 5%," katanya.

Menurutnya, 'Rantang Kasih' salah satu program daerah tersebut untuk memberi kebutuhan makan 4 sehat 5 sempurna kepada yang sudah lanjut usia tidak mampu bekerja disambut baik oleh warga.

Kesetaraan gender yang semakin 'equal'. Baik sebagai subyek maupun obyek pembangunan daerah tersebut, semakin jelas diberikan peluang yang sama.

Lanjut ke halaman berikutnya
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Emisi Karbon Turun, RI Dapatkan Rp 800 Miliar dari Norwegia"
[Gambas:Video 20detik]