Soal Impor, Jokowi: Kita Nggak Bisa Menutup Diri

Z - detikFinance
Jumat, 20 Des 2019 10:56 WIB
Foto: Presiden Joko Widodo - Achmad Dwi Arifyadi
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pasar domestik Indonesia sangat besar. Namun, Jokowi tak ingin pasar dalam negeri dibanjiri barang impor.

"Kita tahu pasar domestik kita besar dan saya tidak mau pasar kita dibanjiri oleh produk-produk impor. Nggak mau," kata Jokowi di Pameran UMKM JCC Senayan Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Memang, Jokowi mengakui, mencegah barang impor di era keterbukaan bukan hal mudah. Menurutnya, salah satu cara mengatasinya ialah bersaing dengan produk impor.



Dia mengatakan, persaingan itu bisa dari sisi harga, desain hingga kemasan.

"Tapi memang bukan hal mudah dalam ekonomi terbuka kita menutup diri, tidak bisa. Tutup nggak boleh impor, nggak bisa. Caranya hanya satu, bagaimana kita bisa berkompetisi dengan produk impor itu. Entah dari sisi harga entah dari sisi desain, kemasan, harus menang," jelasnya.

Jokowi menuturkan, dirinya tak ingin meninggalkan pasar domestik saat fokus ekspor.


"Artinya jangan sampai kita meninggalkan pasar domestik terlalu konsentrasi ke ekspor sehingga yang dalam negeri diserbu barang luar. Pasar dalam negeri dikuasai, namun setelah itu masuk ke pasar global untuk naikkan devisa," jelasnya.




Simak Video "Terseret Kasus Jual HP Ilegal, Bos PS Store: Ini Pembunuhan Karakter"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)