Harga Mahal yang Harus Dibayar di Balik Nikmat Gratisan IndoXXI

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 24 Des 2019 22:00 WIB
Foto: Screenshoot
Jakarta - Situs streaming film IndoXXI akan menutup layanan pada 1 Januari 2020. Hal ini sesuai dengan langkah pemerintah yang ingin memberantas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual HAKI) di Indonesia.

Sebenarnya apakah menonton di IndoXXI benar-benar gratis?

Menanggapi hal tersebut Analis keamanan siber Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengungkapkan sebenarnya ada harga yang harus dibayar jika menonton streaming atau mendownload di layanan sejenis IndoXXI.

"Kan saya streaming dan gratis download, biaya dari mana? Begini, di situs sejenis banyak disusupi malware, spyware bahkan Trojan yang mengancam. Di sana juga ada orang yang mining (menambang) bitcoin, jadi mereka menyusup ke komputer-komputer yang mengakses dan mencuri sumber daya listrik dan pencurian data lainnya," kata Alfons saat dihubungi detikcom, Selasa (24/12/2019).


Kemudian jika iklan dewasa pornografi dilihat oleh anak-anak maka akan ada biaya soaial yang harus ditebus untuk hal tersebut.

"Sebenarnya biaya itu tinggi, memang tersembunyi. Apalagi soal data, data itu mahal. Banyak orang yang tidak peduli dengan keamanan datanya. Mereka itu tidak sadar bahwa risikonya sangat tinggi," jelas dia.

Alfons menyarankan untuk tidak mendownload atau mengakses situs-situs sejenis demi keamanan data-data pribadi.



Simak Video "Soal Netflix Diblokir Telkom, Ini Kata Menkominfo Johnny"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)