Edhy Prabowo 'Galau', Petani Lobster Terpecah Pro Ekspor dan Tidak

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 26 Des 2019 16:21 WIB
Foto: Vadhia Lidyana/detikcom
Lombok Timur - Rencana membuka keran ekspor benih lobster yang disuarakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo masih dalam tanda tanya. Faktanya, rencana tersebut ditolak keras oleh pembudi daya lobster di Kabupaten Lombok Timur.

Namun di lain tempat, pelarangan ekspor benih lobster dikecam keras oleh nelayan di Kabupaten Lombok Tengah.

Edhy sendiri memang seharian ini melakukan kunjungan kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan kerja pertamanya di Lombok diawali dengan menyambangi kawasan Telong Elong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 8.24 WITA.

Di Telong Elong, Edhy bertemu dengan nelayan pembudi daya lobster yang menolak rencana pembukaan ekspor benih lobster. Pasalnya, jika ekspor benih dibuka, maka pembudi daya lobster tak akan bisa menjual panen lobsternya.

Menanggapi keluhan itu, Edhy yang terkejut melihat kemampuan masyarakat Telong Elong membudi dayakan lobster berkata akan menahan ekspor benih lobster.

"Kalau untuk sampai ekspor ke luar negeri jangan, kita tahan. Kita tahan dulu," kata Edhy di Telong Elong, Kamis (27/12/2019).

Edhy mengutarakan, pihaknya akan mengutamakan pembesaran benih lobster dengan budi daya.

"Intinya kita fokuskan di dalam negeri dan membesarkan. Karena ternyata beliau-beliau bisa. Jadi kita harapkan ke depan, Kabupaten ini, Lombok Timur dan Kabupaten lainnya ini akan menjadi tempatnya pembesaran sampai ke budi daya lobster, kita akan fokus. Karena kita punya ahli banyak, jangan khawatir," imbuh Edhy.


Edhy Prabowo 'Galau', Petani Lobster Terpecah Pro Ekspor dan Tidak

Selanjutnya
Halaman
1 2 3