Kantornya Digeruduk Karyawan Magang, Ini Penjelasan TransJakarta

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 30 Des 2019 17:25 WIB
Ilustrasi/Foto: detikcom
Jakarta - Manajemen PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) membenarkan adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah karyawan magangnya. Aksi tersebut dilakukan siang ini di kantor pusat yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur.

"Penyebabnya bahwa pegawai magang minta dijadikan pegawai tetap," kata Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta Nadia Disposanjoyo kepada detikcom, Senin (30/12/2019).

Atas unjuk rasa tersebut, perusahaan menegaskan bahwa status karyawan magang bukan karyawan percobaan. Perusahaan tak menjamin bahwa mereka yang magang akan diangkat menjadi karyawan tetap.


Secara keseluruhan, berikut pernyataan TransJakarta:
1. Magang bukanlah karyawan percobaan. Karyawan percobaan adalah masa 3 bulan sebelum karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) diangkat menjadi karyawan tetap yang akan punya masa depan di perusahaan jika berkontribusi baik. Sedangkan, magang adalah fase pengenalan terhadap perusahaan dan aktivitas pekerjaan melayani pelanggan. Kesiapan untuk masuk menjadi insan TJ dievaluasi dan disesuaikan kebutuhan perusahaan, sehingga belum ada jaminan akan diangkat.

2. Untuk 2019, saat ini tidak ada lagi slot penerimaan menjadi karyawan berstatus PKWT. Kecuali jika ada karyawan PKWT yang tidak berlanjut, maka baru ada kuota yang dapat diisi dari tenaga magang yang diangkat secara selektif.

3. Menjadi sebuah pilihan untuk melanjutkan magang melayani masyarakat melalui TransJakarta, atau memilih berkarya di tempat lain ketika belum ada peluang menjadi karyawan TransJakarta.


Sebelumnya, beredar sebuah video di sosial media Twitter yang diunggah oleh akun @ads02644279 pada pukul 12:59 WIB siang ini. Video yang berdurasi 6 detik tersebut merekam amukan sejumlah karyawan magang yang berseragam putih di kantor Transjakarta.

"Ratusan pegawai @PT_TransJakarta yang statusnya magang diberhentiin begitu ajaa, mereka perjuangkan haknya di kantor @PT_TransJakarta untuk bapk @aniesbaswedan apakah manajemen di @PT_TransJakarta udah tidak bener seenaknya memberhentikan pegawainya @JakartaInfo @JakartaTerkini," tulis akun @ads02644279 tersebut.

Menurut Nadia, sejauh ini, karyawan magang yang berunjuk rasa siang tadi sudah ditangani oleh pihak Human Resource Department (HRD).

"Mengenai aksi karyawan magang tadi telah di tangani pihak HRD perusahaan. Intinya kami tetap mencatat database seluruh karyawan yang pernah bekerja di TJ dan berkomunikasi intensif," tutup Nadia.

Kantornya Digeruduk Karyawan Magang, Ini Penjelasan TransJakarta


Simak Video "Karyawan Laporkan Dirut TransJ Ke Polda Metro Gegara Tak Bayar Upah Lembur"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)