Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Jan 2020 10:45 WIB

Harga Beras Medium Tembus Rp 11.000/Kg

Vadhia Lidyana - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 57 tahun 2017 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga stabilitas harga beras, serta keterjangkauan harga beras di konsumen.

Rinciannya, untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi, HET beras medium Rp 9.450 per kilogram (kg). Sedangkan, untuk wilayah Sumatera selain Sumsel, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan, HET beras medium Rp 9.950/kg. Kemudian, untuk wilayah Maluku dan Papua, HET beras medium Rp 10.250/kg.

Namun, berdasarkan data dari Kementerian Pertanian (Kementan), harga beras medium rata-rata nasional per hari Selasa (31/12/2019), sebesar Rp 11.085/kg, atau lebih tinggi Rp 1.635/kg untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi. Lalu, selisih Rp 1.135/kg untuk wilayah Sumatera selain Sumsel, NTT, dan Kalimantan dan juga selisih Rp 835/kg untuk wilayah Maluku dan Papua.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Kementan Risfaheri membenarkan hal tersebut. Menurutnya, harga beras medium rata-rata di atas HET, dan stagnan sepanjang tahun 2019.

"Sebenarnya memang dari awal tahun harga beras medium itu kebanyakan di atas HET. Harga tersebut merupakan harga rata-rata nasional. Memang harga beras medium di pasar sebagian di atas HET," kata Risfaheri kepada detikcom, Selasa (31/12/2019).

Namun, menurutnya ada beberapa pedagang di pasar yang menjual beras sesuai HET. Oleh sebab itu, Kementan juga mencatatkan data harga beras medium termurah. Contohnya di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, harga beras medium termurah berada di level Rp 8.900/kg, sedangkan harga normalnya hari ini di pasar tersebut Rp 9.300/kg.

"Memang sejak awal tahun jarang yang di bawah HET. Beras medium yang banyak dibeli harganya di atas HET. Tapi ada juga beras yang di bawah itu harganya," papar dia.

Selain itu juga, melihat grafik perkembangan harga beras medium rata-rata nasional dan Pulau Jawa di tingkat konsumen, menunjukkan stabilnya harga sejak Januari 2019 hingga 29 Desember 2019.

Lalu, apa penyebabnya?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Tak Ada Alasan Harga Beras Naik"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com