Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Jan 2020 13:22 WIB

Pak Mensos, Beras Khusus Bencana Alam 1,9 Juta Ton Standby

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Perum Bulog siap menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada korban banjir. Seperti diketahui, banjir telah melanda sejumlah wilayah Jabodetabek akibat hujan yang terus mengguyur saat malam tahun baru.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi mengatakan, pihaknya akan mendistribusikan beras bagi korban banjir. Saat ini, ada 1,9 juta ton beras yang siap untuk didistribusikan.

"Bulog sudah menyiapkan beras untuk bantuan bencana alam. Beras CBP sebanyak 1,9 juta ton. Secara nasional stok Bulog dalam posisi aman dan standby disalurkan, baik untuk stabilisasi harga maupun bencana alam," kata Tri saat dihubungi detikcom, Jumat (3/1/2020).


Tri menjelaskan, pihaknya tinggal menunggu perintah dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait jumlah beras yang harus didistribusikan untuk setiap titik-titik di lokasi bencana.

"Kami berkoordinasi dengan Kemensos, toh yang tahu lokasi kemudian jumlah bencana, jumlah korban kan Kemensos," ungkapnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 22 tahun 2019, setiap Kabupaten/Kota dijatah 100 ton/tahun. Sedangkan untuk Provinsi dialokasikan 200 ton/tahun. Jumlah tersebut akan dikirim secara bertahap sesuai kebutuhan.

"Kalau sesuai dengan Permensos Nomor 22 tahun 2016, setiap Kabupaten/Kota itu punya jatah 100 ton selama setahun. Kemudian untuk provinsi itu punya alokasi 200 ton/tahun," jelasnya.



Simak Video "Beras Bulog Terancam Busuk, Buwas Akan Jadikan Ethanol"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com