Erick Sebut 4% Listrik Jabodetabek Masih Padam karena Banjir

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 05 Jan 2020 11:57 WIB
Foto: Soraya Novika
Jakarta - Dampak banjir yang melanda wilayah Jabodetabek sejak 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sebagian besar listrik di wilayah tersebut terpaksa dipadamkan. Hingga H+4 bencana tersebut, masih ada wilayah yang sambungan listriknya masih diputus.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hingga saat ini wilayah Jabodetabek yang gardu listriknya masih belum beroperasi hanya tinggal 4%. Itu pun dilakukan demi menjaga keselamatan warga.

"Gardu listrik yang padam tadinya ribuan sekarang tinggal 4% yang masih padam karena untuk menjaga keselamatan juga," ujar Erick ditemui di Posko Pengungsi di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (5/1/2020).


Akan tetapi, Erick belum bisa memastikan kapan seluruh pasokan listrik ini dapat kembali normal seutuhnya.

"Tergantung daerah yang tergenang. Karena tidak mungkin juga kita menyalakan listrik kalau daerah itu tidak siap. Malah takutnya kaya kemaren viral tuh orang megang tiang listrik pada jatoh," sambungnya.

Untuk itu, Erick mengimbau berbagai pihak terkait terutama PT PLN (Persero) agar dapat lebih cepat tanggap hadir untuk kepentingan masyarakat.

"Dan Kita harapkan PLN dengan direksi dan komisaris yang baru akan lebih tanggap dan lebih solid, gotong royong dan saya yakin ke depan kita bisa menjadikan service kepada masyarakatnya sebagai prioritas yang utama," katanya.

Mengutip laman Pelita PLN Disjaya, hingga 3 Januari 2020, dari total 5.744 gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek, PLN telah menyalakan sebanyak 5.001 atau sebesar 87% dan sisa 743 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.


Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di Jabodetabek yaitu Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, dan Wanasari. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.

Untuk wilayah Banten, dari 598 gardu distribusi yang terdampak banjir, sebanyak 491 gardu distribusi atau 82% telah menyala dan 107 gardu distribusi masih dipadamkan sementara.

Banten Selatan menjadi daerah yang masih banyak mengalami pemadaman sementara karena wilayahnya masih banyak tergenang air.

Sementara untuk wilayah lainnya seperti Serpong, Cikokol, dan Teluk Naga sebagian besar telah menyala.

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, PLN menambah sekitar 100 personil yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Total 3.337 personil telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.

Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)