Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Jan 2020 14:28 WIB

Pemerintah Bisa Jamin Keselamatan Nelayan Natuna?

Anisa Indraini - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Perairan Natuna memanas karena kapal coast guard China masuk tanpa izin ke wilayah ZEE Indonesia. Salah satu penyebabnya, masih jarang nelayan lokal yang melaut di Natuna. Kalaupun ada, kemungkinan hanya ada kapal kecil.

Untuk itu, pemerintah akan mengirim 120 nelayan yang berasal dari Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa untuk menangkap ikan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Natuna. Para nelayan itu akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di utara Pulau Natuna tersebut.


Menanggapi itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan wilayah Laut Natuna memang perlu diisi agar wilayah tersebut tidak mudah dimasuki oleh kapal-kapal asing.

"Itu sangat penting karena kalau nggak, itu area (Laut Natuna) menjadi kosong. Saya pikir itu, intinya ke sana," kata Moeldoko saat ditemui di Kantor Menko PMK, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).


Moeldoko menjelaskan, pemerintah akan memberikan jaminan keamanan kepada nelayan yang mau mencari ikan di sana, sehingga nelayan tidak perlu takut untuk melaut di wilayah Natuna.

"Pemerintah berikan jaminan kepada siapapun yang melakukan kegiatan mencari ikan di sana itu harus kita amankan," ujar dia.

Simak Video "Susi Minta Patroli Laut Diterapkan Konsisten, Bukan Drama"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com