Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Jan 2020 11:48 WIB

Alasan Game RI Kalah Saing dengan Asing

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: dok. Tri
Jakarta - Game online berbayar seperti Player Unknown's Battlegrounds (PUBG), hingga Mobile Legends sangat populer di Indonesia. Padahal game tersebut buatan asing. Tanpa disadari keberadaannya membuat neraca pembayaran Indonesia (NPI) defisit.

Menurut Ekonom dari Institute for Development of Economics & Finance (Indef) Bhima Yudhistira, kualitas game lokal masih kalah jauh dengan game buatan asing. Hal itu lantaran belum ada pendidikan khusus di Indonesia untuk mengembangkan game lokal.

"Di sana (China) ada salah satu produsen game itu mereka punya perguruan tinggi atau sekolah vokasi untuk melakukan training aplikasi game. Indonesia belum ada insan di kampus-kampus besar kita yang spesifik mendorong multimedia untuk game," kata dia kepada detikcom, Senin (6/1/2020).


"Jadi kayak butuh ux designer, apps development (pengembangan aplikasi), program engineering, yang model-model begitu kita kurang mensuplai sehingga SDM untuk gamer di Indonesia masih seputar komunitas-komunitas gamer. Belum ada program atau pendidikan yang sistematis," sambungnya.

Bhima menyatakan Indonesia tertinggal 10 tahun dari China dalam hal industri game. Di China, pemerintah telah mendukung perusahaan game dari segi dana, pendidikan, dan infrstruktur. Hal ini yang menjadi alasan pesatnya pertumbuhan industri game asing.

"Kita mungkin terlambat sekitar 10 tahun untuk menyiapkan industri game lokal yang berkualitas dibanding China. Dia sudah memiliki infrastruktur yang kuat, SDM-nya siap, permodalan yang cukup besar. Jadi banyak modal ventura yang menyuntik developer game di China," ujar Bhima.


Pengamat Ekonomi dari PT Bank Central Asia (BCA) David Sumual menambahkan, pendapatan dari game sangat besar. Bahkan banyak perusahaan di China yang mengandalkan pendapatan dari game.

"Banyak perusahaan-perusahaan besar di China itu mengandalkan pendapatan dari game," tutur David.


Alasan Game RI Kalah Saing dengan Asing


Simak Video "Ini yang Dilakukan PUBG Mobile Melawan 'Cheater'"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com