Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 15 Jan 2020 19:00 WIB

Malangnya Nasib Ojol, Meninggal Nggak Dapat Santunan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Driver ojek online meminta agar posisi kerjanya diperkuat. Meski menjadi mitra driver ingin diperlakukan lebih manusiawi adil dan setara.

"Kita ini cuma mau lebih setara, manusiawi, dan berkeadilan. Kita tetap mau jadi mitra tapi lebih manusiawi lah," ungkap Igun ditemui saat aksi ojek online di Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Misalnya di kala kecelakaan menimpa para driver. Pihak aplikator menurut Igun ikut membantu mitra drivernya dalam mengurus pengobatan dan lainnya.


Menurut Igun selama ini aplikator sering tidak hadir untuk melakukannya. Dia mengatakan baru akhir-akhir ini saja aplikator hadir, itu pun setelah banyaknya driver yang unjuk rasa.

"Baru saat saat ini aja mereka perhatian setelah maraknya unjuk rasa. Pihak aplikasi mulai berikan ambulans, bantuan," kata Igun.


Begitu pula saat ada driver yang meninggal Igun meminta aplikator lebih perhatian. Selama ini bila ada driver meninggal, ucapan duka pun tidak diberikan apalagi santunan.

"Kalau ada yang meninggal pun ucapan duka aja nggak ada, santunan juga nggak ada," tutup Igun.

Simak Video "Rapat dengan DPR, Driver Ojol Sampaikan Sejumlah Keluhan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com