Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 18 Jan 2020 18:15 WIB

Bakal Disesuaikan, Tarif Ojol Naik Bulan Depan?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Tarif ojek online (ojol) bakal disesuaikan lagi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penyesuaian tarif ini akan ditetapkan Kemenhub dalam 2 minggu atau 1 bulan ke depan. Lantas, dengan penyesuaian ini apakah tarif ojol bakal naik?

"Mungkin nggak bisa cepat ya. Paling cepat 2 minggu, yang fair 1 bulanlah. Karena kita harus menghitung, setelah menghitung kita ketemu aplikator, kita ketemu para pengemudi," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Stasiun Palmerah, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Dalam penyesuaian tarif ini, Budi mengatakan, pihaknya akan mengundang aplikator, ojol, dan juga lembaga perlindungan konsumen Indonesia.


"Jadi kita nggak mungkin mengambil dari langit 10 jadi 5 atau 5 jadi berapa gitu. Nggak mungkin. Jadi kita akan menghitung komponen-komponen dalam harga penggunaan ojol itu berapa," terang Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, ada beberapa komponen yang menyebabkan tarif ojol naik ataupun turun. Salah satunya asuransi dari perusahaan aplikator, yakni BPJS Kesehatan.

"Kalau sekarang ini, mereka minta peninjauan kembali karena ada beberapa indikator di PM (Peraturan Menteri/Keputusan Menteri Perhubungan) nomor 348 sekarang sudah naik. Contoh BPJS Kesehatan. Jadi mungkin sudah wajar, ya sudah nggak apa-apa, kita akan mulai (kenaikan tarif)," papar Budi Setiyadi.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Driver Ojol Tuntut Tarif Per Provinsi, Apa Respons Menhub?"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com