Semester I 2006 PPA Andalkan Penjualan Properti
Senin, 28 Nov 2005 00:22 WIB
Jakarta - Perusahaan Pengelola Aset (PPA) pada semester I 2006 mendatang mengandalkan penjualan aset-aset properti untuk mencapai target setoran kepada negara. Selain mengandalkan penjualan 500-600 aset properti, PPA juga mengandalkan penerimaan dari pelunasan proyek seperti proyek JORR dan proyek Tuban."Kita punya target, pada semester pertama 2006 memang kita mengandalkan banyak properti," Kata Direktur Utama PPA Muhammad Syahrial, di kantornya, Jakarta, Minggu (27/11/2005).Selain aset-aset properti sebenarnya PPA masih memiliki share saham di BII dan Bank Permata.Namun menurut Syahrial penjualan masih ditangguhkan karena masih melihat kondisi pasar yang kurang kondusif."Mungkin juga BII dan Permata, tapi sebetulnya BII dan Permata itu tidak saya andalkan, pada semester pertama timing dari pada pasarnya juga kurang kondusif," tegas Syahrial.Terkait kondisi sektor properti sedang over supply dan diprediksi mengalami perlambatan untuk pertumbuhannya, Syahrial menyatakan hal tersebut memerlukan suatu strategi khusus untuk penjualannya. Syahrial optimis aset-aset properti PPA akan dapat terserap oleh pasar."Karena ini fix aset, karena kalau kita diamkan saja dan tidak dilakukan apa-apa, pembiayaan fix aset ini bisa mencapai 30 persen dari market price," tukas Syahrial.
(gtp/)











































