Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 25 Jan 2020 22:38 WIB

Soal Virus Corona, Garuda Pastikan Tak Punya Rute ke Wuhan

Soraya Novika - detikFinance
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh maskapainya maupun anak usahanya yakni Citilink selama ini tidak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan, China.

"Dapat kami sampaikan bahwa Garuda Indonesia tidak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/1/2020).

Untuk diketahui, belakangan ini kota Wuhan ramai diperbincangkan lantaran dari sana lah virus pneumonia Wuhan atau novel coronavirus (nCoV) berasal.

Selain tak membuka rute penerbangan ke kota tersebut, Garuda Indonesia juga mengaku telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus tersebut agar tidak masuk ke Indonesia.

Adapun upaya antisipatif yang diambil pihak maskapai berkode saham GIAA ini adalah dengan peningkatan edukasi dan langkah antisipatif terhadap seluruh lini operasional dan stakeholder layanan penerbangan mengenai upaya pencegahan virus tersebut.

"Kami telah meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah layanan penerbangan yang beroperasi di sejumlah rute internasional yang rawan atas penyebaran virus tersebut bekerjasama dengan otoritas kesehatan dan layanan kebandarudaraan setempat," katanya.

Lebih lanjut Garuda Indonesia juga meningkatkan pengawasan bersama otoritas bandara setempat, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Indonesia khususnya di terminal kedatangan internasional.

"Kami secara seksama turut mematuhi seluruh kebijakan regulator terkait upaya pencegahan virus tersebut yang salah satunya dilakukan melalui kebijakan menyampaikan dokumen kesehatan berupa general declaration of health dan manifes penumpang kepada petugas kesehatan di pos kesehatan KKP terminal penerbangan internasional sesaat setelah mendarat untuk flight yang melayani penerbangan langsung maupun transit khususnya dari Tiongkok dan Hong Kong," tuturnya.

Garuda Indonesia juga menghimbau para penumpang untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan serta memahami tata laksana pencegahan penyebaran virus tersebut yang dilakukan dengan mengedepankan aspek kebersihan diri dan memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan.

"Sosialisasi upaya pencegahan juga terus diintensifkan ke seluruh jajaran lini operasional seperti meningkatkan pemahaman atas pola penyebaran virus, merekomendasikan penggunaan alat pelindung dini seperti masker hingga hand sanitizer bagi petugas, crew maupun penumpang," imbuhnya.

"Kami juga secara seksama menjaga kondisi kesehatan awak pesawat dengan memastikan seluruh awak pesawat telah mendapatkan waktu istirahat yang cukup pada saat menjalankan tugasnya," sambungnya.

Garuda Indonesia terus memantau situasi terkini, mengambil tindakan yang diperlukan dan akan terus memberikan informasi terbaru khususnya terkait dampak atas pelayanan penerbangan. Meski demikian, rute penerbangan ke China belum ditutup total oleh pihak Garuda.

"Kita belum ada plan untuk menghentikan trayek, ini ada komitmen masa lalu kan orang sudah beli tiket dan macem macem, kita mesti hati-hati itu. Tetapi kembali lagi, kita nggak mau memaksakan trayek itu tetap berjalan kalau menjadi lebih parah," kata Irfan di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Untuk diketahui, selain China ada beberapa negara lain yang terjangkit virus ini. Mengutip AFP, negara yang telah mengonfirmasi terjangkit virus tersebut antara lain Hong Kong, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Sementara Garuda masih memiliki rute penerbangan luar negeri ke beberapa negara tersebut, yakni Hong Kong, Tokyo, Singapura, Seoul, dan Bangkok.



Simak Video "Geger Virus Corona, Citilink Setop Penerbangan dari dan ke China"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com