Mengenang Kobe Bryant dan Warisan Bisnisnya

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 28 Jan 2020 07:26 WIB
BEVERLY HILLS, CA - FEBRUARY 05:  Kobe Bryant attends the 90th Annual Academy Awards Nominee Luncheon at The Beverly Hilton Hotel on February 5, 2018 in Beverly Hills, California.  (Photo by Kevork Djansezian/Getty Images)
Mengenang Kobe Bryant dan Warisan Bisnisnya. Foto: Kevork Djansezian/Getty Images

Deretan Bisnis Kobe Bryant

Dikutip dari CNN, Senin (27/1/2020), Bryant mulai berinvestasi sebelum pensiun dari NBA. Pada 2013 ia ikut mendirikan perusahaan modal ventura bernama Bryant Stibel bersama dengan pendiri Web.com, Jeff Stibel.

Aset perusahaan tersebut kini memiliki aset lebih dari US$ 2 miliar, yang berinvestasi ke puluhan perusahaan teknologi, media, dan data. Pada 2016, Bryant juga mendirikan Granity Studios, sebuah perusahaan media yang berfokus seputar olahraga.

Melalui perusahaan ini, ia menulis naskah film pendek dengan judul Dear Basketball yang memenangkan Academy Award untuk film pendek animasi terbaik pada 2018. Granity Studios juga telah merilis satu set buku biografi tentang Bryant dengan judul The Mamba Mentality: How I Play.

Bryant juga menghasilkan jutaan dolar dari investasinya dalam minuman olahraga Body Armor. Nilai perusahaan ini juga meningkat karena menjual sahamnya ke Coca Cola. Reputasinya sebagai atlet basket sekaligus pembuat merek menjadi salah satu kunci kesuksesan portofolio bisnisnya.

Seiring kesuksesan Bryant di lapangan, ia juga menjalin kemitraan dengan Nike. Merek ini mengeluarkan beberapa baris sepatu dan peralatan olahraga Bryant.

Nike bermitra dengan Bryant dan Los Angeles Boys and Girls Club untuk meluncurkan liga bola basket anak muda, yang disebut Mamba League pada 2017 untuk memberi ratusan anak akses gratis ke olahraga. Bryant kemudian mendirikan Mamba Sports Academy untuk memberikan pelatihan atletik dan gaya hidup sehat.



Simak Video "Pesan Penuh Cinta Vanessa untuk Mendiang Kobe Bryant"
[Gambas:Video 20detik]