Bicara soal TPPI, Erick Thohir: Mafia Kita Sikat!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 28 Jan 2020 14:28 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan mau merombak pusat perbelanjaan Sarinah. Hal ini dikatakan Erick saat berkunjung langsung ke Sarinah.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pihaknya akan serius memperbaiki perusahaan yang ada di bawah pengawasannya. Bahkan, pihaknya tak ragu membersihkan perusahaan itu dari 'mafia'.

Erick mencontohkan sebagaimana restrukturisasi pada Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Erick mengaku, restrukturisasi ini tak jalan bahkan sampai 15 tahun.

Dengan kerja sama berbagai pihak, Erick mengaku telah menyikat mafia itu dari TPPI. Sehingga, restrukturisasi yang mandek bisa jalan.

"Restructuring dan operasional TPPI yang sudah 15 tahun kali karena bergelut di situ mafia-mafiaan, kita sikat, bisa jalan hari ini," katanya dalam kuliah umum di salah satu TV Swasta, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

"Apakah jalannya akan operasional? Kita tingkatin lagi, tapi paling tidak sudah terstruktur dan operasional," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mendorong semua program agar bisa berjalan dengan cepat. Hal itu sebagaimana terjadi dalam implementasi biodiesel 30% atau B3O. B30 mulanya ditargetkan tahun 2020, namun bisa berjalan di 2019.

"B30 sudah kita laksanakan, yang tadinya targetnya 2020," katanya

Selain itu, Erick juga mencontohkan rencana kerja sama dengan Adnoc yang tak kunjung selesai. Kerja sama pembangunan kilang ini sempat macet sampai 2 tahun.

"Kemarin sama Abu Dhabi yang 2 tahun mengani Adnoc refinery nggak selesai-selesai. Saya berangkat dengan Bu Sri Mulyani kemudian timnya tim Wamen karena mesti pastiin jangan sampai Pak Presiden datang tanda tangan nggak jelas," ungkapnya.



Simak Video "Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tagihan Listrik Membengkak"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)