Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 30 Jan 2020 06:30 WIB

Alamak! Investasi Rp 519 T Terganjal Masalah Izin

Trio Hamdani - detikFinance
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Sekretariat Kabinet)
Jakarta -

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih punya pekerjaan rumah untuk merealisasikan investasi yang masih mangkrak. Dari total Rp 708 triliun investasi yang masih nyangkut di perizinan, baru berhasil diselesaikan Rp 189 triliun. Artinya masih ada sekitar Rp 519 triliun yang harus dieksekusi.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya akan berusaha mempercepat realisasi investasi dan mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi investor.

"Dari Rp 708 triliun, BKPM kerja keras siang malam mampu mengeksekusi investasi 189 triliun terdiri dari perusahaan yang selama ini mangkrak, ada yang 2 tahun, 3 tahun, bahkan 10 tahun tidak tereksekusi," kata Bahlil dalam Konferensi Pers di BKPM, Jakarta Selatan, (29/1/2020).

Sisa investasi Rp 519 triliun yang belum direalisasikan, menurut Bahlil terkendala sejumlah faktor, mulai dari perizinan hingga lahan.

"Persoalannya banyak, regulasi yang tumpang tindih. Kemudian ada mafia tanah. Kemudian ada arogansi di tingkat kabupaten kota. Kayak gitu-gitu lah," sebutnya.

Pihaknya pun harus dapat mengeksekusi proyek-proyek mangkrak tersebut, mengingat tingginya target realisasi investasi pada tahun ini dengan nilai Rp 886 triliun. Sedangkan target tahun 2019 adalah Rp 792 triliun. Namun realisasinya melampaui target tersebut, yaitu Rp 809,6 triliun.

Bahlil meyakini bahwa pihaknya mampu menyelesaikan proyek-proyek mangkrak untuk mengoptimalkan investasi di Indonesia.

"Insyaallah adanya Inpres Nomor 7/2019 dan kehadiran pejabat perwakilan Kementerian di BKPM bulan depan pasti akan sangat membantu. Kita tunggu saja," tambahnya.

Untuk realisasi investasi sepanjang 2019, klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4


Simak Video "Investasi Terhambat, Kepala BKPM: Ada 'Hantunya'"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com