Bill Gates hingga Bos TikTok 'Keroyokan' Guyur Duit Lawan Corona

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 30 Jan 2020 11:44 WIB
Bill Gates
Foto: Reuters
Jakarta -

Sejumlah miliarder dan perusahaan multinasional di China, AS dan negara lainnya berbondong-bondong memberi bantuan untuk penyembuhan wabah virus Corona. Lonjakan jumlah kasus yang disebabkan oleh virus berbentuk lingkaran tersebut mendorong para dermawan kaya raya ini untuk ikut serta dalam aksi penyembuhan wabah ini.

Mengutip Forbes, Kamis (30/1/2020), Yayasan Bill Gates dan Melinda Gates pada hari Minggu kemarin dilaporkan telah menyumbangkan US$ 10 juta untuk membantu pasien-pasien di China dan Afrika, termasuk US$ 5 juta untuk kerja sama internasional, perawatan, dan pengembangan vaksin.

Sementara pendiri Alibaba sekaligus orang terkaya kedua di China, Jack Ma dilaporkan menjanjikan US$ 14 juta (100 juta yuan) untuk upaya mengembangkan vaksin coronavirus melalui Jack Ma Foundation. Alibaba mengumumkan bahwa mereka akan menggalang dana US$ 144 juta (1 miliar yuan) untuk membantu rumah sakit membeli pasokan medis yang sangat dibutuhkan di Wuhan, kota tempat asal virus Corona pertama kali muncul.

Jack MaJack Ma Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO/INASGOC

Selain itu, raksasa teknologi China Baidu, Tencent, Huawei dan ByteDance, yang dijalankan oleh miliarder Robin Li, Ma Huateng, Ren Zhengfei, dan Zhang Yiming, masing-masing juga ikut serta dalam memerangi virus corona. Baidu, Tencent, dan ByteDance, perusahaan di belakang TikTok, bersama-sama menjanjikan US$ 115 juta (800 juta yuan) untuk meneliti perawatan baru dan membantu pihak berwenang di daerah yang paling terkena dampak.

Sementara Huawei berkontribusi pada pembangunan Rumah Sakit Huoshenshan, fasilitas darurat baru yang sedang dibangun di Wuhan.

Industri fesyen juga bergabung dalam perlawanan terhadap Corona. LVMH yang dipimpin oleh miliarder Prancis Bernard Arnault dan miliarder Prancis Francois Pinault, dilaporkan masing-masing menyumbangkan US$ 2,3 juta dan US$ 1 juta.

"Pikiran kami bersama para pasien yang terdampak oleh wabah coronavirus novel. Oleh karena itu kami memutuskan untuk menyumbangkan dana sebagai kontribusi langsung untuk membantu," kata Pinault dalam sebuah pernyataan kepada jurnal mode WWD.

Bernard ArnaultBernard Arnault Foto: Getty Images

Di China, merek pakaian olahraga Anta Sports, yang dijalankan oleh miliarder China Ding Shizhong, dilaporkan menjanjikan US$ 1,4 juta (10 juta yuan) kepada Federasi Amal Cina, yang membantu mengirimkan pasokan ke petugas kesehatan di provinsi Hubei yang terpukul parah.

Perusahaan multinasional besar di AS dan Eropa, seperti Microsoft, Dell, L'Oreal, dan Cargill telah secara kolektif menyumbangkan sekitar US$ 1,4 juta (10 juta yuan) kepada Palang Merah China dan pihak berwenang di provinsi Hubei untuk memerangi virus Corona.

CEO Apple Tim Cook melalui Twitter mengumumkan bahwa produsen iPhone ini juga akan berkontribusi pada upaya di lapangan.

"Bersamaan dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan banyak orang di dunia, kami mengirimkan cinta dan dukungan kami kepada banyak orang yang terkena dampak Coronavirus," tulis Cook.

Penyebaran virus Corona sendiri telah menimbulkan goncangan kepada ekonomi. Beberapa maskapai telah membatalkan penerbangan ke China, sementara Starbucks, McDonald, dan Ikea memutuskan untuk menutup ratusan toko di seluruh negeri.

Wabah ini juga menghantam pasar global termasuk bursa saham dan kasino di sejumlah negara. Menurut angka terbaru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), per Rabu (29/1) ini, ada hampir 6.000 kasus yang dikonfirmasi di China dari 6.065 secara global. Lima kasus di antaranya dilaporkan terjadi di Amerika Serikat.

Bill Gates hingga Bos TikTok 'Keroyokan' Guyur Duit Lawan Corona


Simak Video "Ayah Bill Gates Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/dna)