Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 30 Jan 2020 20:45 WIB

'Disindir' DPR soal Menteri Keuangan Terbaik, Ini Kata Sri Mulyani

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Sri Mulyani membahas kondisi ekonomi di tahun 2020. Menkeu Sri Mulyani Indrawati rapat di Komisi XI DPR/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab 'sindiran' anggota DPR RI mengenai predikat menteri keuangan terbaik dunia. Titel menteri keuangan terbaik dunia didapatkan Sri Mulyani atas kerja kerasnya menjaga perekonomian Indonesia beberapa tahun belakangan.

Adapun 'sindiran' tersebut datang dari anggota Komisi XI DPR RI Elnino Hussein Mohi. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra ini menilai bahwa titel sebagai menteri keuangan terbaik bisa dianggap terbalik oleh masyarakat ketika perekonomian nasional menurun.

"Sering menyebut ibu menteri keuangan terbaik di dunia bagus. Saya begini kalau di rakyat, kami mengerti ibu bukan presiden. Ibu adalah menteri yang membantu tugas presiden, tapi rakyat akan menilai dari apa yang dikerjakan ibu," kata Elnino di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Menurut Elnino, banyak masyarakat yang tidak mengetahui secara pasti bahwa kondisi ekonomi Indonesia tengah dihadapkan dengan banyak ketidakpastian. Sebagai Menteri Keuangan pun, lanjut Elnino, penjelasan Sri Mulyani mengenai kondisi ekonomi masih belum pasti dimengerti oleh masyarakat.

"Kalau ekonomi memburuk, jangan sampai rakyat menilai, ketika dia susah, ibu jadi sasaran. Tidak lagi dianggap yang terbaik, tapi menjadi misalnya menteri keuangan yang terbalik karena dulu ibu jadi menkeu ekonomi membaik, sekarang memburuk. Itu kan terbalik," jelasnya.

Selain Elnino, Anggota Komisi XI DPR lainnya, Mukhamad Misbakhun kinerja realisasi APBN 2019 seakan tak menunjukkan bahwa sang presiden sedang mempekerjakan sosok Sri Mulyani Indrawati, yang disebut-sebut sebagai menteri keuangan terbaik di dunia.

"Kalau kita lihat realisasi seperti ini tidak bisa menggambarkan bahwa Pak Jokowi sedang memberikan kepercayaan kepada menteri keuangan terbaik di dunia. Karena realisasinya bisa kita lihat defisit bertambah, penerimaan tidak tercapai," kata Misbakhun di ruang rapat Komisi XI DPR.

Sri Mulyani sendiri sebelumnya pada 28 Januari sudah memaparkan realisasi APBM 2019 di hadapan anggota Komisi XI DPR. Dari realisasi tersebut, banyak yang berjalan di luar skenario yang direncanakan. Misbakhun mengaku dirinya tak rela bila Jokowi mendapat malu akibat buruknya kinerja perekonomian.

"Saya tidak ingin Pak Jokowi sudah meng-hire Menkeu terbaik di dunia, kemudian orang mempermalukan Pak Jokowi," jelasnya.

"Target-target ekonominya diolok-olok oleh masyarakat, diolok-olok oleh orang lain sebagai presiden tukang utang karena utangnya bertambah dan sebagainya," tambah Misbakhun.

Menjawab 'sindiran' itu, Menkeu SriMulyani mengaku tidak pernah berpikir untuk mengejar gelar tersebut. Selama ini, dirinya pun hanya menjalankan jabatannya sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi).

"Kalau bapak semua sampaikan tadi, saya tidak mengejar tittle itu. Saya hanya menjalankan tugas sebagai menteri keuangan," kata Sri Mulyani.



Simak Video "Nasib Omnibus Law Kini di Tangan DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com