Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 03 Feb 2020 18:20 WIB

Virus Corona Serang Ekonomi Global, BI: Bisa Ditolerir

Bahtiar Rifa'i - detikFinance
tim medis virus corona Foto: Astroboys2019 via Bored Panda
Serang -

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan bahwa penyebaran virus Corona di beberapa negara jadi perhatian khusus di sektor ekonomi. Ini jadi masalah tidak hanya di China tapi juga secara global.

"Sekarang sudah diklaim sebagai salah satu kejadian yang sifatnya global, jadi suatu epidemi global, jadi concern ekonomi secara umum, sudah bukan kasus di China sendiri tapi jadi masalah global," kata Destry di Jl Serang-Pandeglang, Banten, Senin (3/1/2020).

Indonesia juga perlu mewaspadai hal tersebut khususnya di sektor ekonomi. Apalagi, selama ini China jadi salah satu negara yang melakukan investasi dan penambah devisa dari sektor pariwisata. Ini menurutnya juga harus diperhitungkan.

"Tapi kembali lagi ini jadi perhatian umum global, jadi permasalahan ini tidak hanya menjadi masalah tanggungan Indonesia sendiri tapi secara keseluruhan," katanya menambahkan.

Penyebaran virus corona secara global juga menurutnya mempengaruhi sentimen pasar global. Ada pergerakan pasar yang diakibatkan oleh virus ini termasuk di Indonesia. Namun, hal itu masih bisa ditolerir.

"Kita melihat bahwa pergerakan bisa ditolerir, ini reaksi pasar, saya rasa satu pergerakan pasar biasa, karena ini bukan hanya di Indonesia, bukan hanya pasar Indonesia saja yang kena, pasar secara global pun kena," katanya.

Sejumlah dampak ekonomi akibat virus Corona bisa dilihat dari keresahan investor di pasar modal. Hal ini terlihat dari negatifnya sejumlah bursa saham baik di Asia maupun AS.



Simak Video "Menilik Strategi BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(bri/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com