Bakal Ada Diskon Tiket Pesawat Gara-gara Corona

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 07 Feb 2020 13:07 WIB
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bandara terpadat di kawasan ASEAN dan pergerakan pesawat di bandara ini pun terus meningkat.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Penyebaran virus corona di 28 negara menjadi pil pahit buat industri pariwisata, termasuk di Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengungkapkan, pariwisata RI berpotensi merugi hingga US$ 4 miliar atau sekitar Rp 54,7 triliun (kurs Rp 13.685).

Untuk mengantisipasi kerugian melebar, pemerintah akan memberikan diskon pesawat ke destinasi pariwisata seperti Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau (Kepri).

"Salah satunya seperti arahan Presiden mau memberi diskon untuk pesawat ke Bali, Sulawesi Utara, dan Kepri," kata Wishnutama usai menghadiri rapat koordinasi tingkat Menteri di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Selain itu, pihaknya sedang berdiskusi dengan beberapa pihak untuk membuat paket-paket hemat berwisata ke Indonesia

"(Subsidi paket wisata) Iya itu sedang kita bahas juga salah satunya kita akan mencari potensi dari partai-partai besar," terang Wishnutama.

Menurutnya, dampak penyebaran virus corona ini berpotensi panjang, bahkan ia memprediksi hingga pertengahan 2020.

"Ini lagi booking periode. Pada saat booking periode ini terjadi virus corona kan jadi agak ragu orang, jadi yakut. Jadi dampaknya bukan di bulan ini saja, walaupun virus corona cuma selesai di tiga bulan ini, dampaknya di Juni-Juli-Agustus," terang dia.

Untuk itu, pihaknya akan seriusin menanggulangi dampak virus corona ini sehingga pariwisata RI tetap bertahan.

"Jadi memang pemahamannya harus komprehensif nih soal situasi yang kita hadapi," tutupnya.

Bakal Ada Diskon Tiket Pesawat Gara-gara Corona


Simak Video "Mau Wisata Tapi Irit? Tenang, Ada Diskon untuk 10 Destinasi Ini "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)