Singapura Siaga Corona, Perlukah RI Setop Penerbangan?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 11 Feb 2020 05:58 WIB
Jewel Changi
Bandara Changi Singapura. Foto: Johanes Randy

Sebelumnya, Indonesia sudah menghentikan sementara penerbangan dari dan ke China per 5 Februari 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut guna mencegah penyebaran virus Corona ke Tanah Air.

Akibatnya, terjadi penurunan lalu lintas (traffic) penerbangan internasional dari dan ke RI khususnya Bandara Soekarno-Hatta hingga 1,5%.

Akan tetapi, penurunan traffic tersebut tak terlalu signifikan. Pasalnya, penyumbang lalu lintas penerbangan terbesar masih berasal dari domestik yang bisa mencapai 80% dari total traffic.

Sedangkan, penerbangan internasional hanya menyumbang 20%-22% dan paling banyak sampai 25% dari total traffic.


Sebelum virus corona merebak, rata-rata traffic penerbangan jumlah rata-rata lalu lintas penerbangan di bandara Angkasa Pura II rata-rata tercatat sekitar 1.200 penerbangan per harinya. Sedangkan penerbangan dari dan menuju China hanya mencapai sekitar 126 penerbangan per minggu atau sekitar 14-16 penerbangan per hari.

Semenjak diberlakukan kebijakan tersebut, seluruh penerbangan dari dan ke China dihentikan total kecuali penerbangan tidak langsung untuk mengangkut kargo.



Simak Video "Imbas Varian Omicron, Jerman Perketat Perjalanan dari Afrika Selatan"
[Gambas:Video 20detik]

(ang/ang)