Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 11:14 WIB

Gara-gara Migas, Ekspor RI Turun 3% ke US$ 13,41 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Gedung BPS/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi ekspor Indonesia pada Januari 2020 sebesar US$ 13,41 miliar. Angka ini turun 7,16% dibandingkan Desember 2019 dan 3,7% secara year on year (yoy).

"Januari 2020 nilai ekspor US$ 13,41 miliar. Kalau kita bandingkan month to month (mtm) Januari 2020 ke Desember 2019 nilai ekspor kita penurunan 7,16%," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Nilai ekspor Indonesia pada Januari 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya juga turun 3,71%. Lebih rinci, ekspor migas turun 34,73% dan non migas 0,69%.

"Januari 2020 dibandingkan Januari 2019 nilai ekspor kita turun 3,71%. Kalau dilihat ekspor migasnya turun 34,73% lebih dalam dibanding month to month ekspor non migasnya lebih landai 0,69%," ujarnya.

Suhariyanto menambahkan kinerja ekspor Indonesia seluruhnya mengalami penurunan. Hal ini terjadi karena penurunan nilai komoditas.

"Ekspor semuanya merah mengalami penurunan ini terjadi karena penurunan ekspor nilai minyak mentah dan nilai hasil minyak dan gas alami penurunan dibanding Desember 2019," tuturnya.



Simak Video "Jokowi Lepas Ekspor Perdana 6.000 Mobil Pikap ke Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com