Inflasi November Hanya 1,31%

Inflasi November Hanya 1,31%

- detikFinance
Kamis, 01 Des 2005 14:21 WIB
Jakarta - Angka inflasi pada November berhasil turun tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi November hanya 1,31 persen, atau turun drastis dibandingkan dengan inflasi pada Oktober yang mencapai 8,7 persen.Dalam pengumuman BPS, Kamis (1/12/2005), untuk inflasi secara year on year (yoy) tercatat sebesar 18,38 persen. Sementara untuk tahun kalender 2005 yakni dari Januari hingga Desember 2005 tercatat sebesar 17,17 persen.Selama November, dari 45 kota, tercatat 44 kota mengalami inflasi dan hanya satu kota yang mengalami deflasi yakni Ternate sebesar 0,28 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Bandung sebesar 3,37 persen dan inflasi terendah terjadi di Kediri sebesar 0.14 persen.Inflasi terjadi akibat kenaikan semua kelompok barang dan jasa. Hampir semua produk makanan mengalami kenaikan harga. Sedangkan yang turun harganya hanya minyak goreng dan gula pasir.Sebagai catatan, pada Oktober lalu, inflasi year on year sebesar 17,89 persen dan akumulatif dari Januari hingga Oktober sebesar 15,65 persen. Lonjakan inflasi terjadi akibat kenaikan harga BBM 1 Oktober lalu yang memicu kenaikan hampir semua harga barang.Angka inflasi pada Oktober itu merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Sementara angka inflasi pada September tercatat hanya 0,69 persen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads