Erick Thohir Masuk Deretan Menteri Terbaik, BUMN: Terima Kasih

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 17 Feb 2020 12:28 WIB
Ketua Inasgoc Erick Thohir
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait Menteri BUMN Erick Thohir yang masuk tiga besar dalam kategori 'menteri yang kinerjanya bagus' berdasarkan hasil survei Indo Barometer.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan terima kasihnya dengan hasil survei tersebut. Hasil survei itu dikatakannya akan menjadi pacuan untuk BUMN bekerja lebih baik.

"Ini kan (survei) dari pandangan publik ya. Kami terima kasih, ini kita anggap sebagai pacuan buat kami untuk memperbaiki kinerja kita lebih baik lagi supaya publik semakin puas dengan kinerja yang kita lakukan," kata Arya kepada detikcom, Senin (17/2/2020).

Dengan hasil survei itu, Kementerian BUMN akan memperbaiki apa-apa saja yang dirasa masih kurang. Arya bilang, prestasi yang didapat BUMN selama ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk antarkementerian.

"Kekurangan-kekurangan yang kami miliki akan kami lakukan yang terbaik. Kemudian apa yang terjadi saat ini juga adalah dukungan dari semua pihak nggak mungkin hanya dari kami. Dari kementerian-kementerian lain juga pasti support kami dengan baik makanya kita bisa mendapat persepsi baik oleh publik," sebutnya.

Sebelumnya, Minggu (16/2/2020), Indo Barometer mengeluarkan hasil survei terkait persepsi publik pada kinerja 100 hari Kabinet Indonesia Maju. Hasilnya, Erick Thohir berada di posisi ketiga dalam kategori menteri yang kinerjanya bagus dengan persentase 12,6%.

Terdapat beberapa alasan publik menyebut kinerja Erick bagus, yakni kerjanya nyata, orangnya tegas, sudah berpengalaman, cocok sesuai dengan keahliannya, dan orangnya berani.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden pada 9-15 Januari 2020. Adapun teknik pengumpulan data berupa wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error sebesar 2,83%.



Simak Video "Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tagihan Listrik Membengkak"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)