Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 14:41 WIB

Resep Emil Salim Biar Ekonomi RI Naik 5,3% di 2020

Soraya Novika - detikFinance
Emil Salim menata Sungai Ciliwung Emil Salim (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Di tengah guncangan ekonomi global yang kian diperparah dengan adanya wabah virus corona, Ekonom Senior Emil Salim sebenarnya tak yakin target pertumbuhan ekonomi RI bisa tercapai.

Sebagaimana diketahui, meski pertumbuhan ekonomi RI di 2019 meleset dari target, untuk tahun ini, pemerintah dalam APBN 2020 tetap optimistis memasang target pertumbuhan sebesar 5,3%.

"Dari dulu kan memang sasaran menteri keuangan bahwa (pertumbuhan ekonomi) kita antara 5%-5,3% dari dulu, cuma sekarang ini kan adanya penyakit corona, ekonomi China juga terdampak, kemudian ada pemilihan Presiden Donald Trump nanti 2021, jadi hal-hal ekonomi global ini mempengaruhi gerak perkembangan ekonomi kita," ujar Emil usai mengisi Seminar LP3ES bertajuk Konsolidasi Demokrasi Menuju Keadilan Sosial di ITS Tower, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Mantan menteri era Soeharto ini menjelaskan sebenarnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tetap naik dan tak terpengaruh ekonomi global asalkan pembangunan ekonomi di daerah kuat dan merata.

"Maka pembangunan ekonomi daerah menjadi penting, perlu untuk kita galakkan itu, kan di daerah itu ada sumber daya alam, SDM, ada macam-macam, nah bagaimana ini yang kita dorong tumbuh," tambahnya.

Utamanya untuk sektor pertanian daerah, bila pemerintah mampu menguatkan kembali sektor ini, Indonesia di masa depan sudah tak perlu lagi impor pangan sehingga ekonomi dalam negeri senantiasa stabil.

"Bagaimana pertanian tumbuh untuk konsumsi rakyat kita sendiri, maka tidak usah impor bawang putih, impor beras, dan lain-lain. Itu bisa kita hasilkan, biarlah dia ditumbuhkan di sini," pungkasnya.



Simak Video "Momen Arteria Dahlan Sebut Emil Salim Sesat saat Debat Perppu KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com