Anggota DPR Tanya Cara Erick Thohir Pilih Bos BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 20 Feb 2020 20:45 WIB
Erick Thohir menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024. Proses sertijab jabatan itu pun digelar di Kantor Kementerian BUMN.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mendapat sejumlah pertanyaan dari anggota Komisi VI dalam rapat kerja yang digelar hari ini. Salah satu pertanyaan berasal dari Anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam yang menanyakan cara Erick Thohir menentukan direktur dan komsirasi BUMN.

"Bagaimana pola seleksi Pak Menteri menentukan dirut dan komisaris di BUMN. Apa seperti menteri-menteri terdahulu melakukan asessment dan sebagainya. Apa mungkin Pak Menteri memilih dengan kriteria akhlak, kemudian tidak perlu asessment?"tanyanya di Komisi VI DPR Jakarta, Kamis (20/2/2020).

"Jika kriteria akhlak maka akhlak seperti apa, kriteria seperti apa yang jadi penilaian Pak Menteri direksi dan komisaris BUMN. Karena Direksi BUMN banyak sekali, kalau kriteria seperti itu tentu susah sekali," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga bertanya mengenai rencana pemerintah membentuk holdingisasi. Ia menilai, Erick tak setuju dengan holding. Namun, belum lama holding farmasi terbentuk.

Ia pun kemudian bertanya mengenai beda holding dan klusterisasi.

"Lalu, ada pernyataan Pak Menteri menyampaikan klusterisasi, nah kita bingung, beda klusterisasi dan holdingisasi," ujarnya.

Kemudian, ia juga mempertanyakan soal pernyataan Erick di media soal PT Telekomunikasi Indonesia Tbk alias Telkom. Ia pun mengutip pernyataan Erick yang menyebutkan 'mendingan nggak ada Telkom'. Dari statmen itu, saham perusahaan dengan kode TLKM pun turun.

"Sejak Pak menteri menyampaikan hal itu, besok langsung turun 2,3% saham Telkom. Besoknya lagi turun 2,4%. Besokannya lagi turun 0,8%," terangnya.

Meski begitu, tidak semua pertanyaan anggota dijawab Erick Thohir. Dalam kesimpulan rapat, Komisi VI meminta Kementerian BUMN untuk memberikan jawaban secara tertulis dalam waktu paling lama 10 hari kerja atas pertanyaan anggota.



Simak Video "Awal Desember, Erick Thohir Pastikan Ahok Jadi Bos BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)