Tegas! Erick Thohir Mau Tutup BUMN Sekarat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 21 Feb 2020 09:24 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir hadir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Ada berbagai hal yang dibahas oleh Erick bersama DPR dalam rapat itu. Apa saja?
Foto: Lamhot Aritonang

Berapa BUMN yang Sekarat Pak Erick?

Erick mencatat ada10 perusahaan pelat merah yang sekarat. Perusahaan ini kemungkinan ditutup atau digabungkan (merger).

Namun, saat ini pihaknya masih meninjau kembali kondisi atau kinerja seluruh BUMN agar diketahui ada berapa yang berstatus dead-weight atau 'sekarat'. Ia menegaskan, pihaknya tak mau asal menutup.

"Ya kan nggak bisa grasa-grusu. Maksudnya kalau sudah dapat, sekarang kan kita sudah mulai mapping. Tapi yang pasti mungkin kalau itu dapat, 5-10 bisa langsung," kata Erick usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Investasi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Untuk mengeksekusi BUMN itu, Erick masih menunggu payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres). Seharusnya, Perpres untuk menetapkan nasib para BUMN sekarat ini terbit pekan ini. Namun, ada hambatan dan mungkin terbit pekan depan.

"Kemarin. Ya kemarin targetnya. Targetnya kemarin. Cuma karena belum ya nunggu minggu depan," tuturnya.

Meski berhati-hati, Erick juga tak mau proses pembersihan BUMN sekarat ini berjalan terlalu lama. Harapannya, BUMN ini bisa dilikuidasi atau di-merger sebelum pertengahan 2020.

"Kalau bisa lebih cepat," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]