Erick Thohir Buka Suara Soal Serangan 212 ke Ahok

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Minggu, 23 Feb 2020 10:00 WIB
erick thohir
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini menjabat komisaris utama Pertamina mendapatkan 'serangan' dari kelompok massa yang melakukan aksi 212.

Dalam orasinya, mereka menyebut Ahok terlibat korupsi dan mereka meminta agar Ahok berhenti dari jabatan tersebut. Menteri BUMN Erick Thohir buka suara dengan pendapat tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Erick mengungkapkan saat ini Indonesia sudah masuk dalam era demokrasi dan menjunjung kebebasan berpendapat.

"Ketika ada sebagian kelompok mengemukakan pendapat ada ketidakpuasan itu normal-normal saja," kata Erick di Kantor Pertamina, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Dia mengungkapkan apa yang dilakukan oleh direksi dan komisaris perusahaan BUMN dalam dua bulan terakhir masih dalam kondisi baik.

Sebagai menteri Erick terus memantau KPI yang ditetapkan oleh direksi dan komisaris tersebut.

"Ini saya yakin bu Nicke dan jajarannya melakukan tugas sudah sesuai. Saya mau direksi yang diangkat saat ini bisa menyelesaikan tugas. Jadi jangan ditakut-takuti gonta ganti posisi satu tahun dilepas," kata Erick.

Kemudian, untuk membangun bisnis dibutuhkan keberlanjutan atau kontinuitas dan pencapaian KPI.

"Jadi saya tidak mau kalau pergantian karena hal personal, selama KPI jalan dengan baik, biarkan direksi dan komisaris BUMN bekerja. Yang bisa diganti itu kalau tidak sesuai KPI," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ini Hasil Pertemuan Ahok dan Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]