Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 25 Feb 2020 11:17 WIB

Jakarta Banjir, Pengusaha: Mengganggu Aktivitas Usaha dan Bisnis

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Banjir merendam kawasan KBN Cakung, Jakarta Utara, Senin (24/2/2020). Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Hujan deras mengguyur Jakarta sejak tadi malam. Hal itu membuat sejumlah titik tergenang air alias banjir.

Banjir yang terjadi di Jakarta pun dikeluhkan kalangan pengusaha. Lantaran, hal itu membuat aktivitas bisnis menjadi terganggu.

"Karena hari ini hari kerja tentu dengan curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi di Jakarta dipastikan mengganggu aktivitas usaha dan bisnis," kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang kepada detikcom lewat pesan singkat, Selasa (25/2/2020).

Sarman kemudian menjelaskan, banjir membuat para pekerja terlambat menuju kantor. Bahkan, ada yang memutuskan tidak masuk karena kebanjiran.

"Dengan terlambatnya para pekerja maka operasional kantor dan pelayanan jasa tentu tidak maksimal. Kawasan-kawasan pusat bisnis dan perdagangan yang terkena banjir seperti Kelapa Gading tentu aktivitas bisnis akan terganggu," sambungnya.

Soal kerugian, Sarman belum bisa melakukan perhitungan. Menurutnya, kerugian tergantung dari seberapa lama banjir terjadi.

"Namun jika bicara kerugian kita belum bisa menilai masih melihat seberapa lama banjir ini, jika cepat surut tentu aktivitas bisnis akan aktif kembali akan tetapi jika tidak cepat surut tentu kerugian perdagangan tidak bisa dielakkan," katanya.



Simak Video "Gugatan Korban Banjir ke Anies Diterima Majelis Hakim"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com