Banyak Slot Penerbangan Internasional Kosong, Ini Langkah Menhub

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 26 Feb 2020 16:08 WIB
detikcom melakukan wawancara khusu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait persiapan pemerintah mengantisipasi Mudik 2018.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa beberapa maskapai internasional mulai menutup penerbangan ke Indonesia. Hal ini merupakan salah satu imbas virus corona yang merajalela.

"Yang kurangi China, Hong Kong, dan Singapura. Yang lain belum," ungkap Budi Karya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Dengan berkurangnya penerbangan dari negara-negara tersebut, otomatis banyak slot penerbangan rute internasional kosong.

Untuk itu Budi Karya mengatakan dirinya akan mendatangi dan bertemu dengan perwakilan beberapa maskapai internasional. Dia ingin menawarkan beberapa slot penerbangan yang kosong kepada maskapai internasional yang lain.

"Saya akan buat pertemuan one on one dengan Emirates, Etihad, Qatar Airways, Turkish Airline, dan Qantas. Kami akan tawarkan mereka substitusi slot yang kosong," kata Budi Karya.

Kabar terakhir, maskapai Singapura, Singapore Airlines menghentikan sementara penerbangan ke beberapa kota di Indonesia. Hal ini harus dilakukan Singapore Airlines sebagai dampak dari mewabahnya virus Corona di Singapura.

"Singapore Airlines dan SilkAir akan sementara mengurangi pelayanan di jaringan kami karena melemahnya permintaan seiring wabah Covid-19," tulis Singapore Airlines di akun Facebook-nya seperti dikutip Senin (24/2/2020).

Penghentian sementara penerbangan itu setidaknya akan berlaku dari bulan Maret sampai akhir Mei ini. Beberapa penerbangan yang disebutkan antara lain Jakarta-Singapura dan Singapura-Jakarta. Kemudian penerbangan ke Surabaya, Makassar, Balikpapan, Bandung antara Maret sampai Mei.



Simak Video "Menhub Akan Bangun Transportasi Umum Berintegrasi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)