G-7 Kembali Desak Cina Gunakan Kurs Mengambang

G-7 Kembali Desak Cina Gunakan Kurs Mengambang

- detikFinance
Minggu, 04 Des 2005 10:38 WIB
Jakarta - Kumpulan negara-negara industri maju atau yang lebih dikenal G-7 kembali mendesak Cina mengadopsi nilai tukar mengambang. G-7 melihat sebagai hal yang penting dilakukan Cina untuk menghadapi masalah harga minyak, proteksi dan inflasi.Menteri Keuangan dan Gubernur Sentral dari negara-negara G-7 saat ini tengah berkumpul untuk sempat membahas soal kebijakan ekonomi Cina yang berpengaruh pada volatilitas nilai tukar. "Kami berharap Cina akan mengimplementasikannya agar stabilitas perekonomian secara global dan keuangan internasional berjalan baik," kata G-7 dalam pernyataannnya seperti yang dikutip kantor berita AP, Minggu (4/12/2005).Pernyataan bersama ini makin menguat dibanding dalam pertemuan G-7 sebelumnya pada September lalu yang memberikan aplaused kepada Cina setelah dia melakukan kebijakan moneternya dengan melepaskan mata uang Cina. Prsiden Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet yang sebelumnya ikut dalam pertemuan itu menyatakan, pesan yang disampaikan kepada Cina adalah hal penting untuk dilakukan.Desakan ini terutama berdasarkan keinginan negara-negara kapitalis global seperti Inggris, AS, Jepang, Italia, Jerman, Perancis dan Kanada. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads