2 WNI Positif Corona, Pengunjung Mal Diimbau Tak Pencet Tombol Lift

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 02 Mar 2020 15:57 WIB
Sejarah Lift
Ilustrasi/Foto: (CNN Style)
Jakarta -

Pengelola pusat perbelanjaan mulai mengintensifkan antisipasi penyebaran virus corona. Hal ini dilakukan menyusul kabar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi tadi, Senin (2/3/2020) yang mengkonfirmasi bahwa virus ini positif masuk ke Indonesia. Sejauh ini, ada dua warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus tersebut yang kini dirawat di RS Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Salah satu langkah antisipatif yang hendak diterapkan para pengelola pusat perbelanjaan adalah dengan melarang pengunjung memencet sendiri tombol pada lift. Dalam waktu dekat lift di setiap mal-mal yang ada di Indonesia akan dilengkapi petugas khusus untuk mengoperasikan tombol lift.

"Soal penggunaan lift dan lain-lain kita akan atur lebih aman lah, supaya nanti yang mencet juga mungkin ada petugasnya. Tapi kita lagi memperhitungkan juga, kan banyak juga lift nya, itu lagi kita coba cari jalan keluarnya," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan kepada detikcom, Senin (2/3/2020).

Sedangkan, langkah pencegahan lain yang telah diterapkan pihak pengelola mal terkait wabah ini ialah dengan menyediakan hand sanitizers bagi pengunjung untuk cuci tangan. Rencananya upaya yang satu ini akan diintensifkan lagi demi meminimalisir penyebaran virus.

"Penyediaan hand sanitizers dan lainnya juga disiapin semuanya. Ada beberapa yang sudah siapin, beberapa lain masih dalam persiapan," katanya.

Kedua upaya itu akan diterapkan secara masif setidaknya dalam dua hari ke depan setelah APPBI mengedarkan surat edaran pada hari ini ke seluruh mal di Indonesia.

"Dalam satu atau dua hari ini selesai semua," katanya.



Simak Video "WNA Pasien Corona yang Meninggal Sebelumnya Dirawat di RS Sanglah"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)