Laporan dari Sydney

Ada IA-CEPA, Diaspora Genjot Ekspor RI ke Australia

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 02 Mar 2020 22:45 WIB
Kawasan Sydney Harbour di Sydney, Australia
Foto: Wahyu Setyo Widodo
Sydney -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini mengunjungi Australia dalam rangka penyelesaian kerja sama ekonomi Indonesia Australia IA-CEPA (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement). Pelaku usaha Australia serta pelaku usaha diaspora Indonesia yang berada di Australia menyambut antusias kerangka kerja sama ini.

Salah satunya adalah Ivan Paulus, pengusaha asal Indonesia yang tinggal di Sydney. Melalui perusahaan miliknya, Livingstone International, Ivan akan menggenjot ekspor produk Indonesia ke Negeri Kanguru.

Livingstone International yang bermarkas di Sydney bergerak di bidang consumables, produk sekali pakai seperti sarung tangan, tisu kotak, baby wipes, tutup kepala, dan sebagainya.

Livingstone memiliki sembilan fasilitas distribusi logistik tersebar di seluruh Australia. Sebelum IA-CEPA, Livingstone mengambil produk dari berbagai negara tetangga di Asia, Eropa, dan Amerika, dengan nilai impor senilai Rp 1,7 triliun rupiah setiap tahunnya.

"Kita sudah mempersiapkan beberapa bulan sebelumnya untuk mulai mengimpor dari Indonesia. Beberapa produk Indonesia sudah mulai menggantikan impor negara lain dan sudah masuk di Australia melalui Livingstone," kata Ivan kepada detikcom, Senin (2/3/2020).


Ivan pun menyatakan siap untuk mengalihkan pembelian impor produk senilai Rp 1,7 triliun/tahun kepada pabrik-pabrik di Indonesia.

Ia mengaku, pemesanan pertama sudah menciptakan lapangan pekerjaan baru di Solo Jawa Tengah. Ada tambahan 276 karyawan baru di pabrik daerah Solo milik Enny Wibisono. Livingstone berkomitmen untuk menciptakan sepuluh ribu lapangan pekerjaan baru di Indonesia.

Ivan juga membuka kesempatan kepada para pemilik pabrik di Indonesia yang bergerak di bidang general consumables dengan kualitas ekspor untuk mengekspor ke Australia.

Selain itu, Ivan Paulus dan istrinya Shirley Lim juga punya bisnis di bidang klinik kesehatan dan membuka klinik di Sydney di daerah Green Square.


Peresmian fasilitas tersebut dilakukan pada September 2019 oleh Duta Besar Republik Indonesia Kristiarto Legowo yang datang dari Canberra.

Dengan perjanjian IA-CEPA yang barus saja dimulai, Ivan berharap akan bisa merekrut para dokter dan suster berbahasa Indonesia untuk mempromosikan Indonesia kepada komunitas Australia.

Ada IA-CEPA, Diaspora Genjot Ekspor RI ke AustraliaPemilik Livingstone International Ivan Paulus (kiri). Foto: Dok. Istimewa


Simak Video "Mental Pengusaha Saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/hns)