Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 09 Mar 2020 21:15 WIB

Pengusaha Bilang Libur Tambahan Bikin Produktivitas Turun, Pak Luhut?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Luhut Binsar Pandjaitan Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Pemerintah menambahkan hari libur nasional untuk pegawai negeri sipil dan pegawai swasta. Namun, hal ini dikeluhkan pengusaha dapat menurunkan produktivitas.

Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menampik hal tersebut. Dia mengatakan justru pegawai akan merasa senang mendapat tambahan libur.

"Ya nggak apa-apa, enak toh hari libur. Nggak juga (menurunkan produktivitas)," kata Luhut ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Dia menyebut berbagai negara pun melakukan hal tersebut, mulai dari Australia hingga Singapura. Kemudian dia langsung melanjutkan pembicaraan ke arah melemahnya sektor pariwisata. Dia mengatakan saat ini Singapura sektor pariwisatanya tertekan.

"Semua (negara), bukan kita saja yang membuat itu. Di Australia bikin itu, di Singapura bikin itu. Sekarang kamu lihat Singapura itu 50% penerbangannya sudah hilang. Ke China, dia 90% down," ungkap Luhut.

"Jadi jangan hanya lihat kita, padahal Singapura yang begitu baik organisasi manajemennya kena hit juga," pungkasnya.

Dia lantas bicara soal usaha pemerintah menggenjot kembali sektor pariwisata. Dia mengatakan pemerintah akan membuka lebih banyak frekuensi penerbangan.

"Kita juga mengamatin. Baru kita rapat misalnya, kita membuka line pesawat terbang lagi untuk seat-nya tambah ke Indonesia. Besok, minggu ini atau minggu depan kita rapatin," ujar Luhut.



Simak Video "Bukan Corona, Ini Alasan Pemerintah Tambah Cuti Bersama 4 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com