Virus Corona Bikin Ekspor-Impor RI 'Meriang'

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 16 Mar 2020 13:05 WIB
Neraca perdagangan pada Oktober 2017 tercatat surplus US$ 900 juta, dengan raihan ekspor US$ 15,09 miliar dan impor US$ 14,19 miliar.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Penyebaran virus corona (Covid 19) sudah meluas ke berbagai negara. Hal ini termasuk di Indonesia.

Tak hanya menyerang tubuh manusia, Corona juga turut menyerang kegiatan perdagangan luar negeri atau kegiatan ekspor-impor.

Menanggapi hal tersebut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti mengungkapkan memang Covid 19 ini mempengaruhi kegiatan ekspor impor antara Indonesia dan China.

"Ya ada pengaruh Covid 19 ini, di sana ada lockdown, jadi kegiatan ekspor-impor akan otomatis mempengaruhi ke angka neraca perdagangan kita dari China," kata Yunita di dalam video conference di kantor BPS, Jakarta, Senin (16/3/2020).



Dia mengungkapkan baik ekspor maupun impor dari China ke Indonesia atau sebaliknya mengalami penurunan.

"Jadi ekspornya turun 11,63% dan impornya turun 49,63%, jadi cukup signifikan," jelas dia.

Kemudian, Covid 19 ini juga tak hanya mempengaruhi ekspor impor dari China namun juga ke beberapa negara.

Dari data BPS penurunan ekspor non migas dari China tercatat US$ 245,5 juta untuk jenis besi dan baja, tembaga, pulp dan kayu.

Kemudian India turun US$ 128,5 juta dengan jenis lemak dan minyak, pupuk dan bahan kimia anorganik.

Selanjutnya untuk Taiwan turun US$ 58 juta penurunan terjadi untuk bahan bakar dan mineral. Jerman juga turun US$ 34,8 juta karena penurunan ekspor lemak, minyak hewan nabati. Terakhir Belanda juga mengalami penurunan ekspor sebesar US$ 26,1 juta.



Simak Video "Terkait PSBB, BPS: 72% Responden Jalankan Imbauan di Rumah Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)