Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 18 Mar 2020 14:50 WIB

Sri Mulyani: Prioritas Pertama APBN Adalah Kesehatan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sri Mulyani di Konpers Realisasi APBN Foto: Maikel Jefriando
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah kesehatan masyarakat. Ini menjadi prioritas di tengah pandemi virus corona.

"Prioritas pertama APBN adalah kesehatan, social safety net, dan lalu kegiatan industri karena kita sekarang melewati masa yang menantang," kata Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (18/3/2020).

Sri Mulyani menambahkan insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 hingga 25 juga diberikan di sektor kesehatan. Harapannya, produksi alat kesehatan bisa meningkat.

"Ini selain untuk industri manufaktur kita sekarang juga berikan pada bidang usaha manufaktur untuk bidang kesehatan," ujarnya.

Pihaknya dengan Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) intensif membahas dampak virus corona. Sri Mulyani bilang, BI akan memberikan stimulus moneter serta melakukan triple intervention, penurunan GWM valas dan rupiah serta menurunkan underlying transaksi investor asing.

"Ini semuanya dilakukan bersama sama antara kami pemerintah dan otoritas moneter. OJK juga relaksasi penilaian kualitas kredit sehingga perusahaan disruption mereka tidak alami tekanan dan delay pembayaran kredit mereka. Pak Wimboh juga percepatan restrukturisasi kredit dari UMKM, BP Jamsostek untuk dukung dunia usaha," tuturnya.



Simak Video "Nasib Omnibus Law Kini di Tangan DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com