Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 19 Mar 2020 14:00 WIB

Tertekan Akibat Corona, Pengusaha Minta Insentif Ini

Soraya Novika - detikFinance
Dampak Corona ke Ekonomi Foto: Dampak Corona ke Ekonomi (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Meningkatnya status wabah virus corona (covid-19) menjadi pandemi oleh World Health Organization (WHO) membuat aktivitas perekonomian di seluruh dunia semakin melambat. Hal ini juga dirasakan oleh perekonomian di Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, Ketua Umum Badan Pusat Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming mendesak pemerintah untuk meningkatkan upaya pembatasan demi mengurangi dampaknya terhadap ekonomi.

"Dampak terhadap sektor ekonomi tentu tidak dapat dielakkan lagi. Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan akan terkontraksi semakin dalam," ujar Maming dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Kamis (19/3/2020).

Untuk itu, Maming mengimbau pemerintah agar dapat lebih memperhatikan isu-isu yang memerlukan kebijakan khusus.

Isu-isu tersebut antara lain terkait dengan ketersediaan stok dan pasokan pangan yang akan mempengaruhi stabilitas harga pangan, pembatasan perjalanan dan mobilitas pekerja yang mempengaruhi sektor pariwisata dan transportasi, disrupsi produksi, distribusi, dan rantai pasok yang mempengaruhi kinerja sektor manufaktur dan turunannya, serta kejatuhan harga minyak dunia akibat pelemahan permintaan dan perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia.

"Untuk menjaga agar sektor riil tetap bergerak serta menjaga daya beli masyarakat demi mendorong kinerja ekonomi domestik, pemerintah kembali mengeluarkan stimulus ekonomi yaitu stimulus fiskal," ucapnya.

Lalu, apa yang diharapkan pelaku usaha terkait isu-isu tersebut? Buka halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com