Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Mar 2020 15:18 WIB

Kalau RI Mau Lockdown Jangan Pertimbangkan Hal Ini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
WHO menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi. Pasalnya virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Ekonom senior Indef Dradjad Wibowo meminta agar pemerintah meminta saran kepada dunia kesehatan untuk melakukan lockdown atau isolasi wilayah. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Menurutnya, jangan sampai pemerintah membiarkan politisi hingga ekonom kesempatan untuk memutuskan lockdown atau tidak. Pasalnya, ahli kesehatan lebih paham kapan seharusnya suatu wilayah melakukan lockdown.

"Jangan biarkan politisi, ekonom, dan lainnya berikan keputusan lockdown. Berikan keputusan itu ke ahli kesehatan, ahli kedokteran, ahli biologi, mereka yang lebih paham," kata Dradjad lewat diskusi teleconference Indef, Selasa (24/3/2020).

Dia meminta agar pemerintah mengarahkan Gugus Tugas Covid-19 untuk lebih banyak berbicara dengan ahli kesehatan, khususnya untuk menentukan lockdown atau tidak.

"Berikan mereka kewenangan yang memutuskan untuk melakukan lockdown. Biarkan mereka yang berdiskusi dengan gugus tugas," ungkap Dradjad.

Dia menegaskan kembali agar pemerintah jangan sampai memasukkan pertimbangan ekonomi dan politik untuk melakukan lockdown.

"Saya tegaskan, jangan masukan pertimbangan ekonomi atau politik untuk putuskan lockdown atau tidak. Itu prinsip kunci yang harus dilakukan," tegas Dradjad.



Simak Video "Kehidupan di Jerman Tampak Mulai Menggeliat"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com