Harga Emas Melesat di Tengah Geger Corona

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 24 Mar 2020 18:00 WIB
Seorang customer service Bank BNI Syariah cabang Benhil Jakarta Pusat menunjukkan logam mulia emas batangan berukuran 10 dan 100 gram, akhir pekan lalu. Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia, penjualan emas terus meningkat meskipun nilai tukar rupiah anjlok terhadap dollar AS. Jakarta (8/26/2013)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Geger corona (covid-19) mempengaruhi pergerakan harga emas. Hari ini, harga logam mulia atau emas batangan Antam mencetak rekor lagi dengan tembus Rp 919.000 per gram. Angka tersebut naik Rp 28.000 dari hari sebelumnya.

Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (24/3/2020). Harga tersebut untuk pembelian di lokasi Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp 26.000 ke level Rp 836.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

DI saat harga emas melejit, Butik Emas dan Logam Mulia (BELM) Antam tutup sementara. BELM di wilayah Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar harus ditutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, Antam tetap membuka layanan online, sehingga transaksi baik membeli atau menjual emas tetap bisa dilakukan.

"Pelanggan dapat bertransaksi secara online di www.logammulia.com. Transaksi online ini melalui brankas LM. Sehingga tetap bisa beli dan buyback secara transfer," VP Precious Metal Sales & Marketing Antam Iwan Dahlan dari keterangan yang diterima detikcom melalui pesan singkat, Selasa (24/3/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2