Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Mar 2020 13:13 WIB

Pemerintah Akui Harga Gula dan Bawang Putih Masih Tinggi

Trio Hamdani - detikFinance
Bawang putih impor Foto: Vadhia Lidyana
Jakarta -

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau harga bahan pokok di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19). Berdasarkan pantauan tersebut diketahui harga gula dan bawang putih masih mahal.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto dalam telekonferensi melalui saluran YouTube BNPB.

"Kebutuhan gula ini, saat ini dirasakan oleh masyarakat harganya relatif tinggi, yaitu rata-rata nasional kami pantauannya sekarang di harga Rp 17 ribu/kilogram (kg). Sementara harga eceran tertinggi (HET) yang kita tentukan adalah Rp 12.500," katanya, Rabu (25/3/2020).


Untuk bawang putih, dirinya menjelaskan harganya berangsur turun. Tetapi posisi saat ini masih relatif mahal dibandingkan sebelumnya.

"Seperti diketahui untuk harga bawang putih dibandingkan sebulan lalu saat ini sudah mengalami penurunan, yaitu rata-rata nasional sekarang di harga Rp 42.300/kg. Namun menurut kami itu masih relatif tinggi," jelasnya.

Pihaknya pun menyadari bahwa masyarakat mengeluhkan harga kedua komoditas tersebut yang naik signifikan.

"Komoditi yang belakangan ini dirasakan bagi masyarakat ada kenaikan yang cukup signifikan adalah gula pasir dan bawang putih," tambahnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com