Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 31 Mar 2020 13:32 WIB

Perdagangan Antarnegara Tetap Jalan Meski Corona Merajalela

Vadhia Lidyana - detikFinance
Nilai ekspor Indonesia terus mengalami penurunan. Akumulasi nilai ekspor Indonesia dari Januari-Agustus 2019 turun 8,28% dibandingkan tahun lalu. Ilustrasi ekspor impor/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri perdagangan (Mendag) negara anggota G20 menggelar pertemuan virtual untuk membahas dampak virus corona (COVID-19) terhadap perekonomian setiap negara, Senin malam (30/3/2020). Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk tetap menjaga arus barang dan jasa, terutama pasokan obat-obatan vital demi memerangi pandemi corona.

Kesepakatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) G20 yang diikuti para pemimpin G20, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (26/3) lalu.

"Kesepakatan ini merupakan respons cepat dari G20 terhadap pandemi global COVID-19 dengan menjamin kelancaran arus barang dan jasa melalui upaya bersama dalam memitigasi dampak COVID-19 terhadap kegiatan perdagangan internasional," jelas Mendag Agus Suparmanto dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Selasa (31/3/2020).

Dalam KTT tersebut, para pemimpin G20 memerintahkan Mendag dari setiap negara (19 negara dan Uni Eropa) untuk memastikan pasokan peralatan medis dan produk pertanian pokok berjalan mulus. Catatan penting bagi para Mendag, setiap negara anggota harus menghindari disrupsi perdagangan.


Selain itu, para Mendag diminta memberikan kajian atas dampak corona terhadap sektor perdagangan. Sehingga, setiap anggota dapat mengetahui langkah untuk menjaga iklim perdagangan serta konsisten membuka pasar.

Menurut Agus implementasi arahan tersebut di Indonesia yakni dengan stimulus fiskal dan non fiskal yang sudah diterbitkan pemerintah. Di sektor perdagangan sendiri bentuknya yakni relaksasi persyaratan ekspor dan impor.

"Hal utama adalah untuk memastikan kelancaran arus barang dan jasa lintas batas, terutama untuk pasokan medis yang vital dan produk pertanian yang penting. Kemendag di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian berkomitmen meluncurkan paket stimulus berikutnya untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19," tutur Agus.



Simak Video "Jokowi di KTT G20: Kita Harus Lawan Covid-19 dan Pelemahan Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com