Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 31 Mar 2020 16:52 WIB

Ada Corona, Inflasi Maret 2020 Diramal 0,13%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta tak pernah henti. Namun hal itu berbanding terbalik dengan keberadaan ruang terbuka hijau yang minim di ibu kota. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memprediksi angka inflasi Maret 2020 berada di level 0,13% secara bulanan. Prediksi ini terkait adanya penyebaran virus corona yang cepat di sejumlah wilayah Indonesia.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan untuk angka inflasi secara tahunan berada di kisaran 3%.

"Update inflasi berdasarkan survei pemantauan harga hingga minggu keempat Maret diperkirakan 0,13%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 0,33%," kata Perry dalam video conference di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Dia menjelaskan barang yang mendorong inflasi ini adalah emas perhiasan dan bawang merah. Sementara untuk barang yang mengalami deflasi adalah cabai merah, cabai rawit dan tarif angkutan udara.


Perry menyebut BI telah mendapatkan informasi dari beberapa wilayah terkait masalah pemenuhan kebutuhan pokok. Dia juga telah berkoordinasi dengan Menko Perekonomian hingga Presiden.

"Instruksi Presiden adalah jaga pasokan bahan pokok, sehingga harga-harga itu terjangkau dan kebutuhan pokok terpenuhi.

Secara keseluruhan, otoritas moneter belum memiliki rencana untuk merevisi target inflasi selama tahun ini. Adapun target inflasi secara nasional di tahun ini di kisaran 3 plus minus 1%.



Simak Video "Kayu Putih Hidupkan Desa Wonoharjo"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com