Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 31 Mar 2020 20:37 WIB

Harga Emas Naik, Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan Momentum

Inkana Putri - detikFinance
Di tengah ketidakpastian global dan isu virus corona yang melanda dunia, harga emas terus merangkak naik. Harga emas kini berada di level Rp 851.000 per gram. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Terkait tren harga emas yang terus meningkat di pasar internasional, PT Pegadaian (Persero) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan memiliki komoditas tersebut melalui aplikasi Pegadaian Digital, sejalan dengan imbauan pemerintah untuk social distancing.

Sekretaris Perusahaan Pegadaian, R. Swasono Amoeng Widodo mengatakan tren kenaikan harga emas yang positif ini layak untuk dimanfaatkan masyarakat yang berencana melakukan investasi jangka panjang.

"Harga emas terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak virus Covid-19 yang melanda di banyak negara. Emas menjadi salah satu alternatif investasi yang aman dan likuid serta mudah dijangkau oleh masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2020).

Pada hari ini, harga emas cetakan UBS ukuran 0,5 gram menempati posisi Rp 502.000, naik Rp 1.000 dibandingkan harga kemarin. Untuk ukuran 1 gram, emas cetakan UBS menjadi Rp 951.000, sedangkan untuk ukuran 2 gram, emas cetakan UBS dibanderol Rp 1,879 juta. Sementara itu, harga emas ukuran 5 gram untuk cetakan UBS dibanderol Rp 4,658 juta.

Pegadaian juga mengimbau agar nasabah dan masyarakat luas untuk terus memanfaatkan layanan aplikasi Pegadaian Digital. Hal ini dilakukan guna mencegah masyarakat bertransaksi langsung di gerai, untuk menghindari penularan infeksi virus Corona (Covid-19).

"Kami akan terus tingkatkan sistem layanan penjualan emas di tengah pandemi Covid-19, melalui layanan online," jelasnya.

Melalui layanan online pada aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat dapat melakukan pembukaan rekening, top up, gadai, cicil emas, serta transaksi Pegadaian Tabungan Emas.

"Nasabah dapat tetap bertransaksi di rumah aja tanpa harus datang ke outlet, bahkan nasabah juga dapat tetap berinvestasi melalui Tabungan Emas Pegadaian hanya dengan membeli 0,01 gram emas," katanya.

Layanan pembelian emas ini merupakan bentuk nyata Pegadaian dalam mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi. Karena salah satu investasi yang menjanjikan dan likuid saat ini adalah emas.

Harga Emas Naik, Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan MomentumFoto: Pegadaian


Tren penguatan harga emas yang terus berlanjut juga dipengaruhi masih adanya ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas di pasar modal domestik. Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu merosot ke level 3.000, imbas dari wabah Covid-19 yang memicu kepanikan pasar.Selain itu, tren positif harga emas juga diperkirakan akan terus berlanjut terkait volatilitas yang tinggi di pasar keuangan di Tanah Air dan ketidakpastian ekonomi global. Penguatan harga emas di pasar spot saat ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari kebijakan stimulus bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang mengambil langkah-langkah mengejutkan di tengah pandemi Corona. Kondisi ini membuat emas kembali berkilau, karena investor memilih untuk mengoleksi instrumen safe haven, salah satunya logam mulia.

Selain itu, nilai tukar rupiah juga sempat jatuh ke level 16.000 per dolar AS. Di tingkat global, merosotnya harga minyak dunia di kisaran 20 dolar AS per barel juga semakin menekan perekonomian dunia.



Simak Video "Korban Corona, Mobil yang Tergadai"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com