Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Apr 2020 12:56 WIB

Geger Corona, Vitamin di Apotek Ludes Diborong

Vadhia Lidyana - detikFinance
Apotek di Surabaya Ilustrasi Apotek Foto: Esti Widiyana
Jakarta -

Menurut berbagai penelitian dari ahli medis, vitamin C mampu membantu daya tahan tubuh dari serangan virus corona (COVID-19). Oleh sebab itu, masyarakat berbondong-bondong memborong vitamin C di berbagai apotek.

Faktanya, seorang pemilik apotek yang berlokasi di kawasan Ciledug, Tangerang mengaku penjualan vitamin di tokonya tersebut melonjak drastis. Biasanya, stok vitamin C yang ia miliki tak akan habis dalam kurun waktu 1 bulan. Namun, semenjak pandemi ini meradang, tak sampai 1 pekan stok vitamin di apoteknya ludes.

"Biasa stok vitamin 10-15 botol (Holistic Care). Dalam sebulan itu biasanya belum tentu habis. Dulu nggak ada yang mencari, sekarang nggak sampai seminggu habis. Imboost Force itu juga, biasa stok 2-3 box berbulan-bulan nggak habis, ini nggak sampai seminggu kosong. Sama dengan Enervon C, yang nggak pernah ke luar, sekarang habis," kata penjual tersebut kepada detikcom, Jumat (3/4/2020).

Tak hanya vitamin C, vitamin E pun turut ludes diborong warga setempat.

"Bahkan vitamin E seperti Nature-E itu habis. Biasanya itu sudah mau expired nggak laku-laku, sekarang habis," ungkap dia.

Tentunya, dengan lonjakan permintaan tersebut, harga pun naik.

"Misalnya CDR isi 10 tadinya Rp 50.000, sekarang jadi Rp 52.500. Imboost tablet bulan lalu Rp 34.000, sekarang jadi Rp 47.600. Tapi kita nggak bisa naikin harga seenaknya. Kadang ada obat yang mencantumkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di kemasan. Kalau kita jual terlalu mahal, nanti pelanggan komplain,"' terangnya.

Selain itu, ia mengaku sedikit kesulitan mencari stok vitamin C karena banyaknya permintaan. Begitu juga dengan masker yang gencar dicari masyarakat.

"Cari stok susah, jelas susah. Vitamin C biasanya ada stok tambahan 3 botol sekali datang. Sekarang hanya 1 botol, itu pun nggak selalu kita order langsung datang. Masker juga, nggak datang-datang padahal kita sudah pesan sejak akhir Februari. Sampai sekarang nggak datang-datang maskernya," tutupnya.



Simak Video "Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Ponsel?"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com