Bisnis yang Cuan dan Apes di Tengah Wabah Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 03 Apr 2020 17:02 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Wabah virus corona (Covid-19) tak selamanya berimbas negatif terhadap kegiatan usaha. Ada juga sektor bisnis yang diuntungkan oleh pandemi tersebut seperti farmasi, telekomunikasi hingga e-commerce.

Pakar ilmu pemasaran sekaligus pendiri Markplus Inc Hermawan Kartajaya menjelaskan, industri farmasi saja bisa tumbuh 4 kali lipat dibandingkan di saat keadaan normal.

"Saya bagi menjadi dua, ada perusahaan yang kena storming, semakin besar pasti kena storming. Tapi ada yg windfall, industri farmasi, itu ada yang naik sampai 2 kali, 4 kali. Kemudian ada lagi yang berada di telekomunikasi. Ada lagi yang berada di bidang data, e-commerce, dan sebagainya,"kata dia dalam seminar virtual, Jumat (3/4/2020).

Selain yang disebutkan di atas, beberapa sektor industri yang cuan berkat Corona adalah agrikultur, makanan-minuman atau ritel, dan industri healthcare.

Sedangkan industri yang terimbas negatif, dalam paparannya dijelaskan mulai dari industri tourism, transportasi udara dan laut, otomotif, konstruksi dan real estate, manufaktur, serta jasa keuangan.

"Market itu dipengaruhi tiga hal. Ekonomi tentunya yang paling hebat. Ekonomi dunia ini lagi drop semua," sebutnya.

Menurutnya dunia usaha harus menyesuaikan diri dengan adanya wabah Corona. Pasalnya bencana Covid-19 ini mempengaruhi banyak hal.

"Kalau memang ada perubahan aturan dari pemerintah, pembatasan sosial berskala besar, kemudian logistik nggak bisa jalan, ini akan mempengaruhi market, mempengaruhi supply chain, kemudian social culture,"tambahnya.



Simak Video "Kasus Positif Corona di Jerman Tembus 1 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)