Bisnis Dihantam Corona, Pengusaha Mau Bayar THR Pakai Utang

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 06 Apr 2020 13:38 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Perusahaan yang bisnisnya dihantam pandemi virus corona kesulitan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pelaku industri mencari cara untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Salah satu opsi yang disampaikan pengusaha kepada dirinya adalah membayar THR dengan berutang kepada perbankan dengan bunga yang rendah dan masa pembayaran yang lebih panjang.

"Industri (mengusulkan) diberikan ruang ya untuk mendapatkan soft loan dari bank agar mereka bisa membayar THR kepada karyawannya. Yang dimaksud dengan soft loan tentu dengan bunga yang sangat rendah dan juga term of payment-nya yang cukup panjang," kata Agus dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VI DPR RI, Senin (6/4/2020).

Agus menjelaskan pengusaha memiliki iktikad yang baik untuk membayar THR kepada karyawan di masa sulit ini. Oleh karena itu harapannya mereka bisa diberikan pinjaman dari bank yang tidak membebani mereka.

"Pesan yang kami dapat masih ada niat baik ya jiwa patriotis dari industri, niat baik dari mereka untuk tetap membayar THR kepada karyawannya walaupun mereka harus berutang kepada bank ya. Nah tentu ini nanti bisa kita lakukan verifikasi misalnya terhadap industri atau perusahaan-perusahaan yang cash flow-nya negatif," jelasnya.

Sedangkan opsi lainnya yang ditawarkan pengusaha adalah membayar THR dengan dicicil.

"Tentu industri melakukan negosiasi secara langsung dengan serikat atau dengan pekerja ya agar mereka bisa, sebut saja melakukan cicilan-cicilan pembayaran THR," tambahnya.



Simak Video "Menaker: Jika Ada Relaksasi Jamsostek, Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)