RI Mau Impor Bahan Baku APD dari Korea dan China

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 06 Apr 2020 16:21 WIB
Pabrik APD
Foto: Pabrik APD (Istimewa/dok. BKPM)
Jakarta -

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut, pasokan bahan baku untuk pembuatan alat pelindung diri (APD) terus berkurang. Maka itu, pihaknya berkomunikasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendatangkan bahan baku APD tersebut.

Bahlil mengatakan, kapasitas produksi industri untuk APD mencapai 17 juta APD. Tapi, pasokan bahan baku terus menurun sehingga industri bakal sulit melakukan produksi.

"Bahan baku juga APD, tingkat kemampuan pabrik kita benar 17 juta, tapi bahan baku kita sekarang sudah mulai berkurang," katanya dalam teleconference, Senin (6/4/2020).

"Sekarang saya lagi ada komunikasi, minta tolong Menteri BUMN bahan baku kita jemput. Karena sekalipun kapasitas pabrik kita besar, tapi kalau bahan baku tidak ada, tidak bisa bikin apa-apa itu pabrik," ujarnya.

Bahlil menuturkan, saat ini dirinya fokus untuk mendatangkan bahan baku dari Korea Selatan dan China. Sebab, dua negara ini memiliki bahan baku yang baik.

"Ketersediaan bahan baku itu juga terbatas maka kita lakukan langkah-langkah koordinasi dengan industri-industri, pabrik-pabrik dan Kementerian BUMN untuk bagaimana caranya kita bisa menjemput bahan baku. Sekarang kita fokus di 2 negara, yaitu di Korea dan China karena memang bahan baku yang paling bagus di 2 negara itu," paparnya.

Terangnya, negara-negara lain juga berebut untuk mendapat bahan baku di dua negara tersebut.

"Jadi Eropa di Amerika sekarang itu berebut di dua negara itu. Nah doakan saja Insya Allah kita punya koordinasi baik BNPB juga sangat baik sekali kita koordinasinya untuk bisa kita siapkan bahan bakunya," terangnya.



Simak Video "Kemenkes: Tenaga Medis Wajib Pakai APD yang Tepat & Sesuai Standar"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)