51 Anak hingga Cucu BUMN Ditutup Erick Thohir

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 06 Apr 2020 19:00 WIB
erick thohir
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berupaya memperkuat perusahaan pelat merah. Langkah yang ditempuh adalah memetakan portofolio bisnis BUMN beserta anak-cucu usahanya.

Sebagai langkah awal, Erick telah merampingkan 51 anak cucu BUMN dari PT Pertamina (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

"Kita memastikan harus juga bagaimana pekerja diutamakan, digabungkan usaha lain, diprioritaskan efisiensi, dan memperkuat cashflow," kata Erick dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2020).

Lebih lanjut, Erick mengatakan, pemetaan akan menentukan langkah dan strategi bagi Kementerian BUMN untuk memutuskan mempertahankan, mentransformasikan, mengkonsolidasikan, atau divestasi.

Erick berharap pemetaan dan sejumlah langkah efisiensi yang dilakukan BUMN mampu mengantisipasi dampak perekonomian Indonesia akibat pandemi COVID-19. Erick menilai sejumlah negara, termasuk Indonesia tentu memiliki tantangan berat dalam sektor ekonomi lantaran pandemi ini.

Sementara, Anggota Komisi VI Mufti Anam mengatakan, berbagai langkah telah dilakukan Kementerian BUMN untuk menangkal virus corona. Terkait aspek kesehatan, Kementerian BUMN telah terlibat dalam penyediaan rumah sakit darurat Wisma Atlet.

Dia bilang, Erick juga telah melakukan konsolidasi BUMN untuk menampung 10.000 pasien corona.

"Total RS BUMN bisa menangani 10.000 pasien corona, tapi semoga tidak sampai sebanyak itu yang benar-benar dirawat. Kemudian obat-obatan, seperti klorokuin dan Avigan juga siap," ujarnya.

Soal jaring pengaman sosial, BUMN juga dilibatkan untuk menyalurkan bantuan pemerintah yakni berupa listrik gratis untuk 450VA dan diskon listrik 50% bagi pelanggan 900VA. Selanjutnya, untuk memulihkan ekonomi, kebijakan yang ditempuh restrukturisasi kredit dari bank-bank BUMN.

"Restrukturisasi kredit sebagian sudah jalan, itu melegakan. Tapi saya berharap terus diperluas hingga ke UMKM di kecamatan-kecamatan agar ekonomi lokal tak benar-benar mati," ujarnya.



Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)