Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Apr 2020 21:30 WIB

BUMN dan Swasta Kucurkan Rp 27 M untuk Bantu Lawan Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom) Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bersama BUMN lain dan swasta mendonasikan lebih dari Rp 27 miliar dalam rangka penanganan wabah COVID-19 di Indonesia. Bantuan itu diberikan dalam bentuk berbagai program dan aktivitas.

Dana sebesar tersebut telah direalisasikan dalam berbagai wujud, di antaranya pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, pembangunan ruangan rehabilitasi ruangan isolasi di rumah sakit rujukan, pembentukan satgas COVID-19 di Bali, pengadaan alat rapid test, bantuan sarana cuci tangan di tempat umum, masker, hingga cairan sanitasi tangan.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menuturkan, Pelindo III, BUMN dan swasta berkomitmen penuh membantu Pemerintah dalam hal penanganan COVID-19. Menurutnya kekuatan gotong royong dari korporasi maupun masyarakat berkontribusi besar dalam memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia. Pelindo III juga siap jika nantinya terminal penumpang kapal laut di wilayah timur Indonesia harus diubah menjadi Rumah Sakit khusus untuk menangani pasien virus corona.

"Kami sadar jika kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan. Kami terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata bagi setiap warga. Pelindo III berharap berbagai macam bantuan termasuk jika diperlukan mengubah Terminal penumpang menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien COVID-19, dan semoga apa yang dilakukan ini bisa membantu menanggulangi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

"Selain itu, di Surabaya kami bekerjasama dengan sebuah hotel untuk memberikan fasilitas kamar beserta semua akomodasinya gratis bagi dokter dan petugas medis yang ditolak oleh warga sekitar kostnya untuk tinggal maupun menjalani masa karantinanya di sana," tambahnya.

Sebelumnya perusahaan yang berkantor pusat di Surabaya ini sudah melakukan berbagai pencegahan dan penanggulangan, baik di internal maupun eksternal perusahaan. Di antaranya penerapan physical distancing yang ketat di area pelabuhan dan perkantoran, penyediaan bilik steril dan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, hingga pemberian vaksin influenza dan minuman herbal gratis untuk meningkatkan daya tahan tubuh para pegawai.

Pelindo III mengaku siap jika terminal penumpang kapal laut di wilayah timur Indonesia harus diubah menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien virus Corona. Perusahaan juga menekankan akan tetap memberikan pelayanan distribusi logistik selama 24 jam penuh untuk menjamin kelancaran logistik tetap terjaga di tengah pandemi COVID-19.

"Komitmen kami tidak hanya cukup pada upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia, terutama di lingkungan kerja. Di tengah pandemi COVID-19 ini, kami menjamin kelancaran logistik selama 24 jam -7 hari penuh sesuai tugas kami," tuturnya.

Selain itu Pelindo III juga ditunjuk sebagai koordinator pengadaan bantuan 90 ribu APD yang dilakukan bersama BUMN dan swasta. APD yang didatangkan khusus untuk para petugas medis.

Doso Agung mengatakan, pihaknya merasa bangga bisa dipercaya sebagai koordinator pengadaan bantuan APD untuk para petugas medis. Menurutnya, peran dan sinergi antar BUMN dan swasta dalam kondisi seperti ini dirasa sangat penting, agar segala macam permasalahan terkait penyebaran COVID-19 bisa cepat tertangani.

Bantuan tersebut juga merupakan bagian dari aksi nyata kepedulian Pelindo III kepada para petugas medis sebagai garda terdepan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia terlebih belakangan diketahui APD menjadi kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas petugas medis dalam melayani korban Covid-19.

"Kami mengakui, petugas medis memiliki potensi tertular sangat tinggi ketika bertugas. Kami berharap bantuan berupa 90 ribu APD bisa membuat mereka lebih aman dan tenang dalam bekerja. Kami memberikan apresiasi tinggi, menaruh hormat, respek, dan salut, para petugas medis yang saat ini tanpa lelah berjuang sebagai garda terdepan penanganan para pasien Covid-19," tuturnya.

Bantuan 90 ribu APD itu akan diberikan secara bertahap oleh Pelindo III dan diserahkan kepada kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri. Sementara itu, distribusinya akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kementerian BUMN kepada para petugas medis di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di Indonesia.



Simak Video "Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com